Pratamanews.com – Sidoarjo – Ribuan warga memadati kawasan Simpang Lima Krian pada Minggu, 2 November 2025, untuk menyaksikan Kirab Budaya dalam rangka peringatan Shen Dien Kongco Kong Tek Cun Ong. Perayaan ini merupakan tradisi sakral bagi masyarakat Tionghoa, khususnya keturunan perantauan dari Fujian, sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur yang dikenal memiliki laku hidup penuh kebajikan.
Peringatan ini tidak hanya menjadi ritual keagamaan tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi lintas etnis dan kepercayaan. Masyarakat dari beragam latar belakang tampak berbaur menyaksikan prosesi, menandai harmoninya kehidupan masyarakat di Krian.
Delapan kelenteng dari berbagai wilayah turut ambil bagian dalam kirab ini. Arak-arakan bergerak dari Jalan Basuki Rahmat, melewati kawasan Stasiun Krian, Jalan Setiabudi, hingga berakhir di Jalan Ki Hajar Dewantara. Sepanjang rute, warga tumpah ruah menyambut prosesi dengan antusias.
Pertunjukan budaya seperti barongsai, wayang potehi, tarian tradisional, serta kesenian lokal Reog Ponorogo dan Jaranan menambah semarak suasana. Perpaduan budaya Tionghoa dan Jawa menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekayaan yang sepatutnya dirawat.

Sutrisno (45), salah satu warga, mengaku senang bisa menyaksikan kirab tersebut.
“Bagi kami ini bukan hanya kirab keagamaan, tapi juga hiburan masyarakat. Pertunjukan seperti ini jarang ada. Semoga setiap tahun kegiatan seperti ini terus diselenggarakan,” ujarnya.
Acara ini turut dihadiri Bupati Sidoarjo, H. Subandi, yang menyampaikan apresiasinya atas terjaganya harmoni sosial di Krian.
“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendukung penuh kegiatan budaya yang memperkuat kerukunan. Krian adalah contoh bahwa keberagaman dapat berjalan selaras dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bupati Subandi.
Sementara itu, Ketua Kelenteng Teng Swie Bio Krian, Hengky Soesanto, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung jalannya kegiatan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Sidoarjo, para tokoh masyarakat, relawan, dan seluruh warga yang telah bersama-sama menjaga kelancaran dan ketertiban selama kirab berlangsung. Semoga kegiatan ini terus menjadi jembatan persaudaraan untuk kita semua,” ungkapnya.
Hadir pula anggota DPRD Sidoarjo, Abah Nizar, yang menyampaikan dukungan terhadap pelestarian budaya daerah.
“Kegiatan budaya seperti ini tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal. Kita bersama-sama mendukung agar tradisi ini terus berlanjut dan berkembang,” katanya.
Kirab ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, kemakmuran, dan kesejahteraan masyarakat.
Selamat memperingati Shen Dien Kongco Kong Tek Cun Ong.
Semoga semua makhluk berbahagia.
[4R]




