BANYUWANGI || PratamaNews.com || Antisipasi korban penyalah gunaan Narkotika siswa siswi sekolah perlunya respon cepat yang di lakukan SMK dan SMP NU Kabat Banyuwangi Berkerjasama dengan Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahguna Narkotika – Bayangkara Banyuwangi ( LRPPN – BI) adakan sosialisasi terpadu yang di lakukan saptu siang (12/07/2025).

‎

‎Dengan tema selamatkan generasi mudah dari jeratan narkotika yang di selenggarakan di aula SMK NU Kabat, selaku narasumber Humas LRPPN Agus Hariyanto dan Konselor Samanta, dalam kegiatan yang di hadiri siswa siswi SMK dengan selama mendengarkan dan mentelaah apa yang di sampaikan petugas selaku narasumber.

‎

‎Dalam sosialisasi Agus menjelaskan” pentingnya menjaga kesehatan dan pergaulan yang nantinya akan berdampak merugikan masa depan, jika kita sampai terjerat dalam penggunaan dan peredaran selain dari sisi hukum kita pasti akan berdampak buruk bagi diri kita dan keluarga sehingga efeknya kita pasti di nilai negatif di tengah masyarakat”, katanya.

‎

‎Agus menambahkan “untuk kesehatan yang pasti berdampak ke tergantungan permanen jika tidak segera di tangani dengan serius yang mengakibatkan kurangnya aktifitas, emosi dan tempramen berlebih contoh nya ” kurangnya makan menjadikan badan kurus, istirahat kurang susah tidur, penyendiri, malas dan mudah marah yang pasti masih banyak efek negatif yang nantinya mengarah pada tindakan kejahatan di karenakan ke tergantungan pada narkotika”, ujar Agus

‎

‎Dalam kesempatan humas SMK NU Muhamad Arif meminta peran lembaga yang bergerak di bidang Narkotika lebih aktif untuk menyampaikan sosialisasi tentang bahaya Narkoba yang sekarang mudah sekali selain dari lingkungan atau pun dunia sosial / medsos.

‎

‎‎Dengan adanya sosialisasi ini dua siswi dalam wawancaranya merasa terbantu tentang pengetahuan dampak nya jika kita bermain main barang yang akan merusak masa depan kita ( Narkoba ) dan kita harus siap menghadapi dan selalu antisipasi serta jaga diri masing masing.

‎

‎Hal ini membuat kehawatiran pihak sekolah terhadap anak didik yang secara langsung atau tidak terjerat dalam penyalahgunaan obat obatan sekotropika yang berdampak mental generasi penerus bangsa, oleh karena itu SMK NU Berkolaborasi dengan LRPPN-BI yang memang komitmen bergerak dalam penanganan berupa sosialisasi agar tidak terdampak ( korban ) narkotika dan rehabilitasi pencegahan Penyalagunaan Narkotika terpadu. (Jun)