BANYUWANGI || 🌏PratamaNews.com🇮🇩 ||  Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti Sekretariat Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) LRPPN Bhayangkara Indonesia (LRPPN-BI) Banyuwangi, Minggu (19/10/2026).

 

Pimpinan LRPPN-BI Banyuwangi, M. Hiksan, S.Pd., menggelar acara syukuran potong tumpeng yang memadukan tiga momen penting sekaligus dalam satu doa.

 

Momen pertama adalah peringatan Satu Dekade (10 Tahun) Kiprah Panti Rehabilitasi LRPPN-BI Banyuwangi dalam menyelamatkan generasi bangsa dari jerat narkoba. Sejak 2015, panti ini telah menjadi rumah kedua bagi ratusan klien untuk pulih.

 

Momen kedua yang penuh haru adalah Peringatan 1 Tahun Wafatnya Ayahanda tercinta dari M. Hiksan, S.Pd. Acara diawali dengan pembacaan tahlil dan doa bersama untuk Almarhum.

 

“Hari ini saya tidak hanya bersyukur untuk 10 tahun lembaga ini berdiri, tapi juga ingin mengirimkan doa untuk Bapak saya yang sudah 1 tahun berpulang. Tanpa doa dan didikan beliau, saya tidak akan bisa sampai di titik ini mengabdi untuk umat,” ungkap M. Hiksan, S.Pd. dengan mata berkaca-kaca di hadapan para klien dan tamu undangan.

 

Momen ketiga adalah sebagai bentuk tasyakuran atas resmi berdirinya PT. ATI (Arta Tera Indonesia) di Banyuwangi. PT. ATI hadir sebagai wujud komitmen pemberdayaan lanjutan, di mana alumni rehabilitasi akan dibina untuk menjadi pribadi yang produktif dan berwirausaha, bukan sekadar pulih.

 

Prosesi potong tumpeng menjadi puncak acara. Potongan tumpeng pertama diserahkan kepada sesepuh sebagai penghormatan, dan potongan kedua kepada klien binaan termuda sebagai simbol harapan dan regenerasi.

 

Dengan mengusung semangat “Pulih, Produktif, Berfungsi Sosial”, LRPPN-BI Banyuwangi berkomitmen untuk terus bersinergi bersama BNNK, Polresta, dan seluruh elemen masyarakat mewujudkan Banyuwangi BERSINAR (Bersih dari Narkoba).

 

*Reporter: Tim Pratama News Banyuwangi*