SIDOARJO || 🌏PratamaNews.com🇮🇩 ||  Minggu 30 Agustus 2026* — Semarak kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 mulai terasa di Dusun Kedunganten, Kecamatan Tanggulangin. Pemuda Karang Taruna bersama warga setempat menggelar pentas seni musik yang meriah dan tertib sebagai bentuk rasa syukur.

 

Kegiatan yang berlangsung di sepanjang jalan utama dusun ini dimulai sejak sore. Panggung sederhana dihiasi umbul-umbul merah putih dan lampu kelap-kelip, menciptakan suasana penuh semangat kebangsaan yang membakar antusiasme warga yang menyaksikan.

 

Berbagai penampilan ditampilkan secara bergantian. Mulai dari paduan suara lagu-lagu nasional, tari kreasi, hadrah, hingga pertunjukan musik akustik dari pemuda Karang Taruna. Penonton yang memadati lokasi tampak kompak bernyanyi bersama mengiringi lagu “17 Agustus” dan “Garuda Pancasila”.

 

Ketua panitia pelaksana yang dipimpin Bapak RT dan Pemuda Karang Taruna dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan semata.

“Kami ingin menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini kepada para warga dan masyarakat dalam acara pentas seni. Momen ini juga untuk memperkuat kebersamaan kita dengan warga Dusun Kedunganten dan sekitarnya,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, persiapan acara dilakukan selama hampir dua minggu. “Alhamdulillah, antusiasme luar biasa. Semua bahu-membahu menyukseskan acara ini. Mulai dari pemuda, ibu-ibu PKK, hingga bapak-bapak yang urunan dana dan tenaga,” ungkapnya.

 

Salah satu perwakilan warga mengaku sangat bangga melihat kekompakan pemuda Karang Taruna. “Kegiatan seperti ini membuat suasana dusun makin hidup dan rukun. Anak-anak jadi tahu sejarah kemerdekaan sambil menikmati hiburan. Semoga ke depannya bisa terus berjalan dan makin meriah,” ungkapnya.

 

Selain pentas seni, panitia juga mengadakan lomba-lomba rakyat seperti tarik tambang, balap karung, dan makan kerupuk. Tawa dan sorak sorai warga mewarnai setiap perlombaan, menambah semarak suasana kemerdekaan.

 

Aparat desa dan tokoh masyarakat yang hadir turut mengapresiasi inisiatif Karang Taruna. Mereka berharap semangat gotong royong seperti ini terus dijaga agar Dusun Kedunganten menjadi contoh kerukunan dan kreativitas pemuda di Kecamatan Tanggulangin.

 

Pentas seni ditutup dengan doa bersama dan menyanyikan lagu “Indonesia Pusaka” secara massal. Di bawah langit sore Sidoarjo, warga pulang dengan membawa semangat baru untuk terus menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif.

[Nono / Tim Redaksi Pratama]