NTT  || PratamaNews.com || Raibnya dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) Dana Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang mencuat di kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) memicu beragam pertanyaan publik.

Kasus yang sebelumya diberitakan media ini pada Kamis 11 September 2025 terkait FM siswa SMP Kristen 1 SoE yang menjadi korban raibnya dana bantuan PIP di Bank BRI Unit Haumeni, kabupaten Timor Tengah Selatan.

 

Viralnya pemberitaan tersebut memantik beragam pertanyaan publik dibeberapa grup WhatsApp di TTS, dimana letak duduk persoalannya, apakah pihak sekolah, pihak Kemensos ataukah pihak Bank yang mencoba bermain api?

 

Penelusuran mendalam akan kasus ini semakin menarik, apakah masih ada FM lainnya di kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang mengalami nasib serupa? Jika persoalan ini masih menjadi misteri dan saling melempar tanggung jawab, maka satu-satunya harapan publik adalah Aparat Penegak Hukum (APH).

 

Menanggapi kasus tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nikson Nomleni,S.Sos.,M.Si kepada tim media diruang kerjanya Kamis, 11/9/2025 menegaskan bahwa Bantuan Sosial termasuk PIP disalurkan kepada penerima manfaat yang telah terdata secara resmi dalam sistem Nasional Dana Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang kini berubah nama menjadi Basis Data Tunggal Sosial Ekomomi Nasional (DTSEN).

 

“Data Induk Nasional itu digunakan pemerintah untuk menyusun Program Bantuan Sosial secara Nasional. Sehingga jika nama tersebut ada dalam DTSEN maka tidak ada alasan untuk tidak mencairkan bantuan PIP siswa,” tegas Nikson.

 

Lebih lanjut menurut Nikson, dengan menggunakan DTSEN pemerintah dapat memastikan bantuan dana PIP siswa tersalurkan tepat sasaran.

 

“Data DTSEN itu sangatlah akurat. Sehingga pemerintah menyalurkan dana bantuan PIP kepada siswa dan memastikan siswa penerima tersebut manfaat benar benar membutuhkan, dan masuk dalam kategori miskin atau rentan ekonomi, ” pungkasnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, tim media masih berupaya untuk mengonfirmasi pihak Bank BRI Unit Haumeni-TTS.

 

Tim Media ini akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi-informasi terkini dengan tegas, objektif dan berimbang.(Red,Ady)