PALEMBANG || PratamaNews.com || Rumah Tahsin Tahfidz Baitul Mukhlisin Alfalibani menggelar Wisuda Akbar santri yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di Kota Palembang. Kegiatan ini berlangsung di kediaman rumah dinas Wali Kota Palembang, Drs. H. Ratu Dewa, M.Si, dan diikuti oleh 41 santri dari berbagai jenjang, dilaksanakan di aula rumah dinas walikota Palembang.
“Ketua Umum Yayasan Rumah Tahsin Tahfidz Baitul Mukhlisin Alfalibani, Nurul Ihsan, S.Sy., M.H., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Wali Kota Palembang atas dukungan penuh yang telah diberikan sehingga acara wisuda dapat terlaksana dengan baik,minggu (14/12/2025).
“yang diwawancarai oleh awak media Kami sangat berterima kasih, khususnya kepada orang nomor satu di Kota Palembang, Bapak Drs. H. Ratu Dewa, M.Si, yang telah berkenan memfasilitasi pelaksanaan Wisuda Akbar Rumah Tahsin Tahfidz Baitul Mukhlisin Alfalibani. Menurut informasi, ini merupakan wisuda pertama yang digelar dan dilaksanakan di rumah dinas Wali Kota Palembang,” ujar Nurul Ihsan.
“Ia juga mendoakan agar Wali Kota Palembang beserta seluruh jajaran Pemerintah Kota Palembang senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran rezeki, serta dikabulkan segala hajatnya oleh Allah SWT.
“Dalam wisuda tersebut, sebanyak 41 santri diwisuda dari berbagai kategori, mulai dari wisuda Iqra ke Al-Qur’an, wisuda Tahsin, wisuda Tahfidz, hingga bacaan salat. Nurul Ihsan menegaskan bahwa pihaknya menilai bacaan salat sebagai aspek penting yang harus dinyatakan lulus.
“Beberapa santri sebenarnya hanya ingin mengikuti wisuda Tahfidz, namun kami juga mewajibkan penilaian bacaan salat. Menurut kami, bacaan salat adalah hal yang sangat penting dan harus dinyatakan lulus atau tidak,” jelasnya.
“Ia berharap para santri yang diwisuda dapat tumbuh menjadi generasi yang berkualitas, berakhlak mulia, dan berkontribusi bagi bangsa dan agama. Menurutnya, peran santri sangat besar dalam perjuangan dan pembangunan bangsa Indonesia.
“Mudah-mudahan anak-anak santri ini ke depan menjadi manusia yang lebih berkualitas. Santri jangan dianggap remeh, apalagi mereka yang sudah menghafal Al-Qur’an. Semoga mereka selalu dilindungi Allah SWT dan kelak menjadi pemimpin yang amanah,” harapnya.
“Lebih lanjut, Nurul Ihsan juga berharap dengan semakin banyaknya generasi penghafal Al-Qur’an, Kota Palembang menjadi kota yang dicintai dan senantiasa dijaga oleh Allah SWT.
“Dengan banyaknya anak-anak yang berzikir, membaca Al-Qur’an, dan mendekatkan diri kepada Allah, kami berharap Palembang menjadi kota yang selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” pungkasnya.(red)




