BANYUWANGI  || PratamaNews.com ||  Suasana megah Grand Final Pemilihan Jebeng Thulik Kabupaten Banyuwangi 2025 pada Minggu (15/12/2025) diwarnai kehadiran sosok berseragam loreng. Mayor Kav Suprapto, perwira menengah TNI AD, tampak hadir di antara tamu undangan penting. Kehadirannya menarik perhatian publik, bukan hanya karena penampilannya yang berbeda di tengah panggung budaya, tetapi juga karena pesan kuat yang dibawanya tentang sinergi antara dunia militer dan pelestarian budaya daerah.

 

Dalam sambutannya, Mayor Kav Suprapto menegaskan bahwa TNI tidak hanya berperan dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut membangun karakter generasi muda. Menurutnya, ajang seperti Jebeng Thulik menjadi wadah strategis untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme, disiplin, dan cinta tanah air melalui jalur kebudayaan. Ia menilai, generasi muda yang mencintai budaya lokal akan tumbuh menjadi pribadi tangguh dan berakar kuat pada identitas bangsa.

 

Acara yang digelar di Gedung Seni dan Budaya Banyuwangi itu menampilkan berbagai pertunjukan khas daerah, mulai dari tari tradisional hingga peragaan busana etnik. Di tengah kemeriahan tersebut, kehadiran TNI menjadi simbol dukungan terhadap upaya pemerintah daerah dalam memperkuat karakter dan kebanggaan lokal. Kolaborasi antara unsur militer dan masyarakat sipil ini menunjukkan bahwa pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab seniman, tetapi juga bagian dari pertahanan nonmiliter bangsa.

 

Grand Final Jebeng Thulik Banyuwangi 2025 tidak hanya melahirkan duta budaya baru, tetapi juga mempertegas pentingnya sinergi lintas sektor dalam membangun generasi muda yang berkarakter. Pesan yang dibawa Mayor Kav Suprapto menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa tidak hanya terletak pada kemampuan militer, melainkan juga pada keteguhan budaya dan semangat kebersamaan yang terus dijaga di setiap lapisan masyarakat. (Redaksi)