OGAN ILIR  || PratamaNews.com ||  Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Selatan menggelar kegiatan Refleksi dan Evaluasi Kinerja Tahun 2025 serta Proyeksi Program Prioritas Tahun 2026 di Gedung Garuda BPMP Provinsi Sumatera Selatan, Indralaya, Jumat (19/12/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd., Bupati Ogan Ilir yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Ibnu Hardi, S.Sos., M.Si., Kepala BPMP Provinsi Sumsel H. Tajuddin Idris, S.Si., M.T., serta para Kepala Dinas Pendidikan se-Provinsi Sumatera Selatan.

Acara diawali dengan laporan penyelenggara kegiatan dan sambutan dari Kepala BPMP Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan ini juga dibuka secara resmi melalui sambutan daring oleh Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Transformasi Digital dan Kecerdasan Buatan. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya penerapan teknologi digital dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan serta perlunya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat sistem pendidikan yang adaptif dan berdaya saing.

Bupati Ogan Ilir melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ibnu Hardi, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap kinerja BPMP Provinsi Sumatera Selatan yang dinilai berhasil menjalankan berbagai program peningkatan mutu pendidikan sepanjang tahun 2025. Kegiatan ini juga diisi dengan penyampaian materi oleh Inspektur III Kemendikdasmen, Masrul Latief, S.IP., M.Si., yang menyoroti pentingnya manajemen risiko dalam peningkatan kinerja lembaga pendidikan. Selain itu, acara turut dimeriahkan dengan pertunjukan tarian daerah serta pemberian apresiasi kepada pemerintah daerah yang berprestasi dalam bidang pendidikan.

Forum refleksi ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi administratif, tetapi juga wadah untuk meninjau kembali implementasi kebijakan pendidikan dan menyusun langkah kolaboratif yang lebih terarah untuk tahun 2026. BPMP Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen memperkuat transformasi digital pendidikan, meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, serta memperluas sinergi dengan pemerintah daerah demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan di Sumatera Selatan. Kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. ( Redaksi )