BANYUWANGI ||PratamaNews.com|| Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Bhayangkara Indonesia (LRPPN-BI) Banyuwangi menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban, Kamis (28/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di kantor LRPPN-BI yang beralamat di Jalan Kepiting Nomor 89, Kelurahan Tukang Kayu, Kecamatan Kota Banyuwangi ini diikuti oleh seluruh residen rehabilitasi narkotika beserta jajaran pengurus lembaga.
Ketua LRPPN-BI Banyuwangi, Muhamad Hikhsan, MM, menyampaikan bahwa momen Idul Adha menjadi pengingat pentingnya untuk menumbuhkan semangat keikhlasan dan berbagai kepedulian. “Kegiatan ini tidak hanya sebagai ibadah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi para residen tentang nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Hikhsan menambahkan, pelaksanaan pemotongan hewan kurban tahun ini melibatkan langsung para residen dalam setiap prosesnya. Mulai dari persiapan, pemotongan, hingga pendistribusian daging kurban kepada masyarakat sekitar. “Kami ingin para residen merasakan langsung makna berbagi dan peduli kepada sesama, sebagai bagian dari proses rehabilitasi mental dan spiritual mereka,” jelasnya.
Kegiatan sosial keagamaan ini menyembelih beberapa ekor hewan kurban yang terdiri dari sapi dan kambing. Daging kurban yang diperoleh kemudian dibagikan kepada masyarakat kurang mampu di sekitar wilayah Kelurahan Tukang Kayu dan beberapa kelurahan lainnya di Kecamatan Kota Banyuwangi. Pembagian dilakukan secara merata dengan harapan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama di tengah kondisi perekonomian yang masih dalam masa pemulihan.
Salah seorang residen rehabilitasi, yang enggan disebutkan namanya, mengaku sangat terkesan dengan kegiatan ini. “Ini pengalaman pertama saya ikut langsung dalam kegiatan kurban. Saya merasa lebih dekat dengan nilai-nilai agama dan belajar untuk lebih peduli kepada orang lain. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk hidup saya ke depan,” ungkapnya dengan penuh harap.
Para pengurus LRPPN-BI Banyuwangi juga menekankan bahwa kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya sebagai bagian dari program pembinaan karakter dan spiritual bagi para residen. Melalui kegiatan keagamaan, diharapkan para residen dapat membangun kembali kepercayaan diri dan menemukan jati diri mereka yang sempat hilang akibat jeratan narkotika.
Kegiatan pemotongan hewan kurban di LRPPN-BI Banyuwangi berlangsung dengan hikmat dan penuh kekhusyukan. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan tertib, mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas. Hikhsan menutup kegiatan dengan doa bersama, memohon agar para residen diberikan kekuatan untuk terus berjuang meninggalkan masa kelam mereka dan menjadi pribadi yang lebih baik serta bermanfaat bagi masyarakat. (Tiem)




