BANYUWANGI || PratamaNews.com || Kamis (18/06/2026), Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Timur menggelar acara pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat administrator di lingkungan BNN Jawa Timur. Acara yang berlangsung khidmat ini menandai pergantian kepemimpinan di BNNK Banyuwangi dengan dilantiknya Kombes Pol Rachmad Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M. menggantikan Kombes Pol Faisol Wahyudi, S.I.K. Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam upaya penguatan peran BNN di wilayah Banyuwangi yang terus menghadapi tantangan peredaran narkotika.
Dalam wawancara usai pelantikan, Kombes Pol Rachmad Kurniawan mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan. “Alhamdulillah pagi ini saya dilantik di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur menggantikan Kombes Pol Faisol Wahyudi, S.I.K. Saya bukan orang asing di Banyuwangi karena saya lahir dan sekolah di Banyuwangi,” ujar pejabat yang kini memimpin BNNK Banyuwangi tersebut. Kedekatan emosional dengan tanah kelahirannya ini menjadi modal tersendiri dalam menjalankan tugas.
Rachmad Kurniawan menegaskan pentingnya dukungan dari berbagai pihak dalam menjalankan tugasnya. “Tentunya besar harapan kami dapat dukungan penuh dari instansi baik vertikal maupun horizontal di daerah. Semuanya bergerak membangun Banyuwangi, kolaborasi ini nanti akan kami rangkai dengan kegiatan-kegiatan yang mungkin beririsan dengan kegiatan kemasyarakatan,” jelasnya. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar lembaga dalam pencegahan dan pemberantasan narkotika.
Pejabat baru ini juga memberikan apresiasi tinggi kepada pendahulunya yang telah membangun fondasi kuat bagi BNNK Banyuwangi. “Saya sampaikan terima kasih kepada pendahulu saya yang luar biasa rekornya dalam membangun sistem manajemen di Banyuwangi. Mulai dari tidak punya apa-apa, tidak ada sumber daya apapun, dengan pegawai yang sedikit dan sarana prasarana terbatas, beliau mampu memberikan prestasi baik secara operasional maupun pembinaan, baik eksternal maupun internal,” ungkap Rachmad dengan penuh penghargaan.
Mengakui besarnya tantangan yang dihadapi, Rachmad menyatakan bahwa menggantikan pejabat berprestasi merupakan beban tersendiri. “Ini merupakan beban yang berat bagi saya sebagai penggantinya. Menggantikan pejabat tanpa prestasi adalah hal yang mudah, tapi untuk menggantikan pejabat seperti beliau yang sudah begitu bagusnya, ini merupakan tantangan,” katanya jujur. Namun demikian, ia optimis dapat menjalankan amanah dengan baik berkat dukungan masyarakat dan pengalaman yang dimilikinya.
Dalam kesempatan yang sama, Brigadir Jenderal Budi Mulyanto, S.I.K., M.H. menyampaikan pidato yang menekankan pentingnya menjaga dan melindungi peran BNNK Banyuwangi. “Selama ini BNNK yang baru berdiri dua tahun ini mengalami perkembangan baik dari sisi penanganan sosial dan administrasi manajemen. Di era kepemimpinan yang baru ini diharapkan lebih baik lagi karena akan mendatangkan tugas yang lebih berat lagi, apalagi pimpinan asli sini,” ujar Brigjen Budi dalam pidatonya.
Brigjen Budi juga memberikan pesan khusus kepada pejabat baru terkait keseimbangan antara tugas dan keluarga. “Saya mengharap bisa menjaga kredibilitas antara tugas dan keluarga, karena tugas masa depan bangsa dan negara dari jeratan narkotika sangat penting,” tegasnya. Pesan ini menjadi pengingat bahwa tugas di BNN bukan hanya soal profesionalisme, tetapi juga ketahanan personal dalam menghadapi tantangan yang kompleks.
Acara pelantikan ditutup dengan penandatanganan serah terima jabatan antara Kombes Pol Faisol Wahyudi dan Kombes Pol Rachmad Kurniawan. Dengan semangat tinggi, Rachmad menutup pernyataannya dengan tekad kuat: “Saya yakin, insya Allah dengan dukungan dari masyarakat, saya berusaha memberikan yang terbaik di tanah kelahiran saya, tanah Blambangan.” Komitmen ini diharapkan dapat membawa BNNK Banyuwangi ke level yang lebih baik dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkotika. (Tiem)




