Pratamanews.com // PALEMBANG // Kota Palembang dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan Forum Perencanaan dan Keuangan Daerah (FPKD) yang diikuti perwakilan kabupaten dan kota dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan yang digelar rutin setiap tahun tersebut menjadi wadah berbagi pengalaman dan strategi dalam pengelolaan keuangan daerah, khususnya menghadapi kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, dilaksanakan di river side Palembang.

 

“Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Setda Kota Palembang, H. Jimmy Alamsyah Putra, mengatakan forum tahun ini mengangkat tema “Menghadapi Efisiensi Anggaran Pemerintah Pusat,kamis (18/06/2026).

 

“yang diwawancarai oleh awak media Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana sharing session antar pemerintah daerah untuk saling bertukar informasi dan pengalaman dalam menyusun kebijakan keuangan yang efektif serta tepat sasaran.

 

“Tujuan utama kegiatan ini adalah berbagi pengalaman antar daerah. Tahun ini temanya menghadapi efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Kami menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, serta praktisi dan kepala BPKAD untuk memberikan gambaran bagaimana menjalankan program efisiensi yang telah ditetapkan pemerintah pusat,” ujar Jimmy.

 

“Ia menjelaskan, berbagai praktik baik yang diterapkan sejumlah daerah dapat menjadi referensi dan bahkan dijadikan contoh bagi daerah lain dalam mengelola keuangan secara lebih efektif.

 

“Peserta forum berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Indonesia. Hingga pelaksanaan kegiatan, tercatat sekitar 97 peserta telah terkonfirmasi hadir.

 

“Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Memang tidak seluruh anggota hadir, tetapi sebagian besar hadir. Sampai sekarang sudah terkonfirmasi sekitar 97 orang. Tadi saya lihat yang terjauh ada dari Kabupaten Malinau dan juga Kota Bitung,” katanya.

 

“Jimmy menambahkan, forum tersebut diharapkan mampu memperkuat jaringan kerja sama antar pemerintah daerah sekaligus memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kebijakan efisiensi anggaran.

 

“Yang pertama tentu terjalinnya jaringan antara pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Yang kedua, kita mendapatkan pencerahan langsung dari pemerintah pusat mengenai seperti apa efisiensi anggaran yang tepat untuk dilaksanakan oleh pemerintah daerah,” jelasnya.

 

“Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan memperoleh pemahaman mengenai langkah-langkah antisipatif serta strategi menyikapi kebijakan efisiensi anggaran agar pelaksanaannya tetap mampu mendukung pembangunan daerah.

 

“Harapannya kita mendapatkan gambaran yang tepat mengenai efisiensi anggaran, langkah-langkah antisipasi yang harus dilakukan, serta cara menyikapinya. Dengan demikian, anggaran yang tersedia benar-benar tepat guna dan tepat sasaran bagi masyarakat di masing-masing kabupaten dan kota.(red)