Pratamanews.com – Sidoarjo – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh AP Community, sebuah komunitas anak muda yang aktif bergerak di berbagai bidang, mulai dari kegiatan sosial, olahraga, keagamaan, seni, musik, hingga berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya. Tanpa memiliki satu bidang khusus sebagai fokus utama, AP Community berkomitmen hadir sesuai kebutuhan masyarakat dan kemampuan para anggotanya.

Pada Senin, 29 Juni 2026, sejumlah anggota AP Community, di antaranya Arri, Wahyudi, dan Hadi, mengunjungi kediaman Mbah Samiatun di Desa Jogosatru RT 4 RW 1, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.

Kisah ini berawal ketika Wahyudi bertemu Mbah Samiatun saat beliau berjualan telur asin di depan sebuah minimarket. Telur asin yang dijual ternyata merupakan titipan dari tetangganya. Dari hasil berjualan seharian, Mbah Samiatun hanya memperoleh keuntungan sekitar Rp20.000. Penghasilan tersebut harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bersama putranya yang kini berusia 56 tahun dan mengalami gangguan kejiwaan.

Merasa prihatin, Wahyudi menceritakan kondisi tersebut kepada Arri. Informasi itu kemudian diteruskan kepada rekan-rekan komunitas serta dilaporkan kepada Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo agar segera mendapatkan penanganan.

Respons cepat pun diberikan oleh Dinas Sosial. Kepala UPT Perlindungan dan Pelayanan Rehabilitasi Sosial (PP Rehsos) Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, , langsung mendatangi kediaman Mbah Samiatun untuk melakukan asesmen.

Dalam kunjungan tersebut, Dinas Sosial memastikan Mbah Samiatun akan menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut terkait kondisi mata kanannya yang mengalami gangguan serius. Sementara itu, putranya akan mendapatkan pendampingan dan penanganan lanjutan melalui puskesmas agar memperoleh perawatan yang dibutuhkan.

Tidak berhenti sampai di situ, AP Community juga bergerak melakukan aksi nyata. Melihat kondisi rumah yang sangat memprihatinkan, komunitas tersebut berinisiatif membantu pembuatan sumur bor, pemasangan instalasi listrik, penyediaan perlengkapan dapur, serta merencanakan pemberian santunan yang dapat dimanfaatkan sebagai modal usaha bagi Mbah Samiatun.

Arri mengatakan, kondisi yang dialami Mbah Samiatun menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Kondisi Mbah Samiatun sangat membutuhkan perhatian kita bersama. Ini merupakan wujud kepedulian para pemuda terhadap sesama. Di usia yang sudah lanjut dan dengan kondisi mata yang sakit, beliau masih tetap bekerja keras demi memenuhi kebutuhan hidup. Semangat beliau menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Sebagai generasi penerus bangsa, kita harus aktif, kreatif, tidak bermalas-malasan, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

AP Community juga menyampaikan doa agar Mbah Samiatun senantiasa diberikan kesehatan, umur yang panjang, serta putranya segera memperoleh kesembuhan dan penanganan yang terbaik.

Melalui kegiatan ini, AP Community menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya.

“Kami dari AP Community akan selalu siap apabila ada masyarakat yang membutuhkan bantuan. Apa yang kami lakukan mungkin tidak besar, namun kami berharap dapat memberikan manfaat dan menjadi inspirasi agar semakin banyak masyarakat yang peduli serta saling membantu sesama,” tutup Arri.

[Yuwana]