PALEMBANG || PratamaNews.com || Kolam Pemancingan Muarakati resmi kembali dibuka untuk masyarakat melalui kegiatan soft opening yang dirangkaikan dengan lomba mancing lele dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, dilaksanakan di Jalan Reformasi, Lorong Adhyaksa, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.
“pembukaan kolam ini disambut antusias para penghobi mancing dengan kuota 50 peserta yang langsung terpenuhi,Kegiatan tersebut menjadi momentum bangkitnya kembali salah satu kolam pemancingan yang sempat vakum,Minggu (02/08/2026).
“yang diwawancarai oleh awak media Selain menjadi ajang kompetisi, acara ini juga diharapkan menjadi wadah silaturahmi bagi komunitas pemancing dan masyarakat yang ingin menikmati suasana alam di tengah Kota Palembang,Owner Kolam Pemancingan Muarakati, Nazaruddin Hasan, SH, mengatakan pembukaan kolam pemancingan ini merupakan langkah awal untuk menghadirkan kembali destinasi rekreasi yang nyaman bagi masyarakat.
“Pembukaan Kolam Pemancingan Muarakati ini sekaligus menjadi bagian dari semarak menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Kami ingin menghadirkan tempat yang bukan hanya untuk memancing, tetapi juga menjadi sarana berkumpul dan mempererat silaturahmi masyarakat.
“Menurut, seluruh peserta diharapkan menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan.”Pesan saya kepada seluruh peserta, bertandinglah secara sportif. Kalau memang menang sesuai aturan panitia, tentu patut disyukuri. Kalau belum berhasil, tetap legowo karena kegiatan ini pada dasarnya adalah hiburan dan kebersamaan.
“Ia menambahkan, kawasan Kolam Pemancingan Muarakati berdiri di atas lahan sekitar 1,5 hektare dengan kolam berukuran kurang lebih 60 x 60 meter yang saat ini mampu menampung hingga 50 pemancing dalam satu sesi.Sementara itu, Pengelola Kolam Pemancingan Muarakati, Lutfi Saputra, menjelaskan bahwa kolam tersebut merupakan kolam lama yang kini dihidupkan kembali dengan konsep pemancingan harian.
”Kolam ini sebenarnya sudah lama ada, hanya sempat vakum. Sekarang kami buka kembali dengan konsep yang lebih tertata. Untuk pembukaan hari ini kami menggelar lomba mancing lele yang diikuti 50 peserta dan seluruh lapak langsung penuh.
“Menurut Lutfi, konsep yang diusung difokuskan pada pemancingan ikan lele dengan bonus ikan patin karena dinilai paling diminati masyarakat,Dari hasil survei kami, pemancing lele masih sangat banyak. Karena itu kami fokus pada kolam harian lele dengan tambahan bonus ikan patin. Harapannya Kolam Muarakati bisa menjadi salah satu destinasi pemancingan favorit, bahkan menjadi hidden gem di Kota Palembang.
“juga menjelaskan, penilaian lomba dilakukan berdasarkan kategori ikan terberat juara 1 hingga juara 4, ditambah kategori tangkapan terbanyak di sisi kiri dan kanan kolam. Apabila terdapat berat ikan yang sama, pemenang ditentukan berdasarkan peserta yang lebih dahulu memperoleh tangkapan.
“Untuk menjaga kualitas air dan kenyamanan seluruh pemancing, panitia melarang penggunaan sejumlah jenis umpan seperti usus mentah, sawit, kucur, telur sapu-sapu, serta umpan yang mengandung sabun atau deterjen.
“Usai kegiatan soft opening, Kolam Pemancingan Muarakati akan melayani pemancing setiap hari dengan tarif harian Rp30 ribu per orang. Hasil tangkapan dapat dibawa pulang sesuai ketentuan, tersedia penyewaan alat pancing, serta program ikan jackpot dengan hadiah yang bersumber dari akumulasi deposit harian.
“Dengan konsep yang menggabungkan olahraga, rekreasi, dan kebersamaan, Kolam Pemancingan Muarakati diharapkan menjadi destinasi baru bagi para penghobi mancing sekaligus pilihan wisata keluarga di Kota Palembang.






