BANYUWANGI || 🌏PratamaNews.com🇮🇩 || Lembaga Swadaya Masyarakat Kobra ( Komando Bersama Rakyat ) menyayangkan beredarnya pemberitaan di salah satu media online terkait dugaan keterlibatan oknum sipil yang dijadikan perantara dalam transaksi antara oknum berseragam dengan para bandar narkoba di Banyuwangi.
Ketua DPC LSM Kobra Banyuwangi Daud, Djoni, WD. menilai pemberitaan tersebut sangat serius karena menyangkut marwah penegakan hukum dan kepercayaan publik terhadap upaya pemberantasan narkoba di daerah.
”Kami menyayangkan jika benar ada oknum sipil yang dijadikan perantara. Ini yang membuat proses pemberantasan peredaran narkoba di Banyuwangi jadi semakin sulit dan tidak tuntas-tuntas,” ujar Ketua LSM Kobra, Rabu [14/8/2026].
Menurutnya, penggunaan orang sipil sebagai perantara transaksi membuat jejak aliran dana menjadi terputus. Hal itu juga mempersulit aparat dalam melacak dan membongkar jaringan.
”Kalau pakai rekening orang sipil kepercayaan, maka sulit dilacak. Bandar aman, bandarnya juga aman. Korbannya tetap masyarakat,” lanjutnya.
LSM Kobra mendesak aparat penegak hukum untuk segera menelusuri kebenaran informasi tersebut. Lembaga ini juga meminta dilakukan audit internal dan pemeriksaan terhadap setiap laporan transaksi mencurigakan di wilayah Banyuwangi.
”Kami minta Polresta, BNNK, dan Propam turun langsung. Jangan sampai isu ini jadi bola liar. Kalau tidak benar, klarifikasi. Kalau benar, sikat,” tegasnya.
Ia menambahkan, peredaran narkoba di Banyuwangi sudah meresahkan masyarakat. Jika ada dugaan pembiaran atau keterlibatan pihak tertentu, maka kepercayaan masyarakat kepada penegak hukum akan runtuh.
DPC LSM Kobra juga mengajak masyarakat untuk berani melapor jika memiliki bukti. Namun ia mengingatkan agar setiap informasi disampaikan dengan data dan tidak menimbulkan fitnah.
”Kami dukung penuh pemberantasan narkoba. Tapi harus bersih, transparan, dan tanpa tebang pilih. Hukum harus tajam ke atas maupun ke bawah,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait yang disebut dalam pemberitaan belum memberikan keterangan resmi. LSM Kobra menyatakan siap menjadi jembatan jika masyarakat ingin menyampaikan bukti atau aduan. (Tiem)






