Pratamanews.Com – Sidoarjo — Kabar gembira datang dari kubu The Lobster. Manajemen Deltras FC resmi menunjuk kembali Widodo Cahyono Putro (WCP) sebagai pelatih kepala untuk mengarungi Liga 2 musim 2025/2026. Keputusan ini sekaligus disertai kontrak berdurasi tiga musim, menunjukkan keseriusan klub dalam membangun proyek jangka panjang.
Langkah ini menjadi sinyal kuat dari manajemen Deltras FC untuk memperkuat fondasi permainan tim dan struktur organisasi secara menyeluruh. Dalam dua musim terakhir, klub kebanggaan masyarakat Sidoarjo itu memang terus berbenah, baik dari sisi teknis maupun manajerial.
Widodo bukan sosok asing bagi publik Sidoarjo. Pada musim 2023/2024, pria kelahiran Cilacap itu berhasil membawa Deltras menembus babak 8 besar Liga 2. Di bawah arahannya, permainan The Lobster berkembang secara signifikan, meski belum mampu menembus semifinal. Kepemimpinannya saat itu dinilai memberi dampak positif terhadap gaya bermain tim.
“Coach WCP paham akan karakter para pemain yang dibutuhkan di Liga 2. Dia cukup mengerti dan hafal,” ujar CEO Deltras FC, Amir Burhanuddin, Senin (2/6/2025).
Amir menjelaskan bahwa pengalaman dan pemahaman Widodo terhadap kultur tim menjadi pertimbangan utama dalam keputusan ini. Selain itu, filosofi permainan menyerang yang diusung mantan striker Timnas Indonesia itu dinilai sangat cocok dengan identitas Deltras.
“Sehingga WCP bisa menguatkan filosofi dasar bermain The Lobster yang kuat ke depannya,” lanjut Amir.
Manajemen berharap, dengan kembali hadirnya pelatih berlisensi AFC Pro tersebut, performa tim yang sempat menurun musim lalu bisa kembali meningkat. Konsistensi dan profesionalisme Widodo diyakini mampu membawa Deltras bersaing di papan atas Liga 2 dan, dalam jangka panjang, naik kasta ke Liga 1.
Kepulangan Widodo ke Sidoarjo juga bertepatan dengan pencapaian impresifnya bersama Persijap Jepara. Ia sukses mengantar klub asal Jawa Tengah itu promosi ke Liga 1 musim depan, sebuah pencapaian yang menunjukkan bahwa WCP masih sangat relevan dan kompetitif di kancah sepak bola nasional.
Tak hanya bersama Persijap, rekam jejak Widodo juga terukir di berbagai klub besar. Ia pernah menjadi pelatih yang membawa Bali United tampil dominan pada Liga 1 2017, finis sebagai runner-up dan memimpin klasemen saat paruh musim. Selain itu, ia juga pernah menangani Sriwijaya FC, Persita Tangerang, dan menjadi caretaker Arema FC pada musim 2022. Kala itu, ia sukses menyelamatkan Singo Edan dari zona degradasi.
Di luar pencapaiannya sebagai pelatih, Widodo adalah legenda hidup sepak bola Indonesia. Ia dikenang sebagai pencetak gol salto ikonik ke gawang Kuwait dalam Piala Asia 1996, yang hingga kini masih dibicarakan penggemar sepak bola nasional.
Dengan segudang pengalaman dan rekam jejak prestasi yang konsisten, kehadiran Widodo Cahyono Putro di kursi pelatih kepala Deltras FC dianggap sebagai langkah strategis untuk membangun warisan baru. Kontrak tiga musim yang disodorkan kepadanya bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen jangka panjang untuk membentuk tim yang tangguh, solid, dan berorientasi pada prestasi.
Target utama tentu jelas: membawa The Lobster kembali mencicipi kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Liga 1.
[Ffn]




