PratamaNews.Com // Krian // Di pagi yang sedikit mendung, seorang bocah berusia 11 tahun bernama Reza sudah sibuk membantu sang ayah berjualan barang bekas di pasar loak Jatirejo, Desa Jatikalang, Sidoarjo. Keputusan berat harus diambilnya: berhenti sekolah demi membantu perekonomian keluarga.

Rabu [19/02/2025].

Reza adalah anak ketiga dari enam bersaudara. Keluarganya berasal dari Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru, dan saat ini mengontrak rumah di Desa Jatikalang. Dengan kondisi ekonomi yang sulit, Reza memilih membantu sang ayah agar adik-adiknya tetap bisa bersekolah.

Kakak pertamanya, Cahaya (16), bersekolah di sebuah yayasan, sementara anak kedua (13) melanjutkan pendidikan dengan biaya keluarga. Adik keempatnya (8) baru masuk TK dengan biaya dari orang tua, sedangkan dua adik bungsunya, Agus (3) dan Niken (2,5 bulan), masih sangat kecil.

Setiap pagi, Reza berpamitan kepada ibunya dengan kata-kata sederhana namun penuh makna, “Buk, aku kerjo sek yo”. Di saat anak seusianya duduk di bangku kelas 4 SD dan bermain bersama teman-temannya, Reza justru berjibaku di pasar, berbaur dengan orang dewasa demi membantu ayahnya.

Sang ayah, Pak Hadi, bekerja keras untuk menghidupi keluarga. Selain menjual barang bekas, ia juga bekerja serabutan, termasuk sebagai tukang listrik jika ada warga yang membutuhkan jasanya. Dalam setiap pekerjaan itu, Reza ikut membantu sebisanya.

Meski harus mengorbankan pendidikannya, Reza memiliki mimpi besar: menjadi seorang polisi. Harapannya, suatu hari nanti ia bisa mengubah nasib keluarganya.

Selamat berjuang, Reza. Semoga mimpimu tercapai.

 

[4rri]