Pratamanews.Com – Krian (Sidoarjo) – Bapak La Nyalla Mattalitti, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman KH Muhammad Maliki di Pondok Pesantren Mardhotillah, Desa Terik, Kecamatan Krian, Sidoarjo. Kunjungan ini menjadi momentum berharga dalam mempererat tali persaudaraan, terutama di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.
Dalam suasana yang harmonis dan penuh keakraban, Bapak La Nyalla disambut hangat oleh KH Muhammad Maliki beserta para santri dan tokoh masyarakat setempat. Momen ini tidak hanya sekadar pertemuan biasa, tetapi juga menjadi ajang untuk mendoakan kebaikan bagi bangsa dan negara Indonesia.
“Bulan Ramadhan adalah saat yang tepat untuk mempererat ukhuwah Islamiyah. Melalui silaturahmi ini, kita berharap kebersamaan dan persaudaraan semakin erat, serta Indonesia diberi keberkahan dan kemajuan,” ujar La Nyalla dalam penyampaianya.
Acara silaturahmi ini turut dihadiri oleh tokoh masyarakat setempat, termasuk Abah Mursidi, ST, beserta rekan-rekannya. Mereka menyambut baik kehadiran Bapak La Nyalla dan berharap kunjungan ini membawa manfaat bagi pondok pesantren serta masyarakat sekitar.
Dalam kesempatan tersebut, KH Muhammad Maliki mengajak rekan – rekan yang berada di tempat untuk berdoa bersama demi kebaikan bangsa dan negara. Menurutnya, Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memanjatkan doa, memohon perlindungan, dan keberkahan dari Allah SWT.
“Silaturahmi ini bukan hanya sekadar pertemuan, tetapi juga bentuk kebersamaan dalam mendoakan negeri ini agar tetap damai, sejahtera, dan dijauhkan dari segala marabahaya,” ungkap KH Muhammad Maliki.
Suasana kebersamaan sangat terasa dalam momen tersebut, mengingat Indonesia tengah menghadapi berbagai tantangan yang membutuhkan persatuan dan kebersamaan seluruh elemen bangsa.
Dalam kesempatan ini, Bapak La Nyalla juga menyampaikan pesan kebangsaan. Ia menekankan pentingnya persatuan dan gotong royong dalam membangun Indonesia yang lebih baik. Menurutnya, kebersamaan adalah kunci utama dalam menghadapi berbagai permasalahan yang ada.
“Kita harus terus menjaga persatuan dan kesatuan. Bangsa ini dibangun dengan semangat kebersamaan, maka kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan membangunnya dengan penuh keikhlasan,” ujar La Nyalla.
Ia juga menyinggung peran pesantren dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. Menurutnya, pondok pesantren memiliki kontribusi besar dalam mencetak pemimpin-pemimpin masa depan yang berintegritas.
“Pondok pesantren adalah tempat di mana nilai-nilai keislaman dan kebangsaan diajarkan secara seimbang. Saya berharap para santri dapat menjadi generasi penerus yang tidak hanya memahami agama, tetapi juga memiliki semangat membangun negeri,”
Kehadiran Bapak La Nyalla di Pondok Pesantren Mardhotillah disambut dengan antusias. Mereka merasa bangga bisa berinteraksi langsung dengan tokoh nasional yang selama ini dikenal dekat dengan umat.
“Sangat senang bisa bertemu langsung dengan Bapak La Nyalla. Beliau adalah sosok yang peduli dengan pesantren dan umat Islam. Semoga kehadiran beliau membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Herman yang hadir saat itu.
“Harapan agar silaturahmi semacam ini bisa terus berlanjut. Bahwa pertemuan antara ulama dan pemimpin bangsa adalah salah satu cara efektif untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan rakyat,
Pertemuan seperti ini sangat penting. Kita berharap ada sinergi yang lebih erat antara pemerintah dan pesantren dalam membangun bangsa,” kata Herman.
Momentum Ramadhan ini dimanfaatkan oleh semua pihak untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial. Selain doa bersama, acara ini juga diisi dengan diskusi ringan seputar peran pesantren dalam membangun karakter bangsa.
Sebagai penutup, KH Muhammad Maliki mengajak seluruh hadirin untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan meningkatkan ibadah di bulan suci ini. Ia berharap silaturahmi seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Acara silaturahmi ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan diakhiri dengan ramah tamah. Semua yang hadir merasa bersyukur bisa ikut serta dalam momen penuh keberkahan ini.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan ukhuwah Islamiyah semakin kuat dan membawa dampak positif bagi bangsa dan negara. Ramadhan bukan hanya sekadar bulan ibadah, tetapi juga menjadi waktu terbaik untuk memperkuat tali persaudaraan dan kepedulian sosial.
[4R]




