BANYUWANGI. || Pratama News.Com || 24 Maret 2025 || Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi menggelar kegiatan pembinaan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) bagi Penyuluh Agama Islam Non-PNS yang telah lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Acara yang berlangsung di Aula Kemenag Banyuwangi ini dihadiri oleh para penyuluh yang segera beralih status menjadi ASN PPPK.
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Mastur, dalam sambutannya menegaskan bahwa meskipun telah dinyatakan lulus sebagai PPPK, para penyuluh tetap menerima SK serta honor sebagai Penyuluh Agama Islam Non-PNS hingga SK PPPK diterbitkan secara resmi.
“Kami berharap para penyuluh tetap menjalankan tugasnya dengan baik dan penuh tanggung jawab, karena kehadiran mereka sangat penting bagi masyarakat,” ujar Mastur.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha, H. Moh. Jali, menambahkan bahwa pihaknya terus mengupayakan kepastian SK PPPK bagi para penyuluh.
“Kami memahami bahwa kepastian ini sangat dinantikan, dan kami akan memastikan proses administrasinya berjalan lancar,” tuturnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Dr. Chaironi Hidayat, dalam pembinaannya menekankan pentingnya integritas dalam menjalankan tugas sebagai penyuluh agama.
“Penyuluh agama memiliki tugas yang tidak selalu terlihat di kantor, tetapi kehadiran mereka di masyarakat sangat dibutuhkan. Jaga kepercayaan, identitas, dan integritas dalam menjalankan tugas,” pesannya.
Menurutnya, profesi penyuluh agama memiliki tantangan tersendiri karena berinteraksi langsung dengan masyarakat.
“Panjenengan adalah cerminan Kementerian Agama di mata masyarakat. Kesalahan kecil saja bisa berdampak besar. Oleh karena itu, tampilkan sikap yang baik dan tunjukkan dedikasi dalam tugas,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan yang lebih humanis dalam berdakwah.
“Di era ini, masyarakat lebih membutuhkan pendekatan kemanusiaan daripada sekadar ceramah. Mereka butuh penyuluh yang benar-benar peduli dan bisa menjadi tempat curhat,” ungkapnya.
Mengakhiri arahannya, Dr. Chaironi Hidayat mengajak para penyuluh untuk mensyukuri kesempatan yang telah diberikan.
“Jangan hanya melihat besar honor yang diterima, tapi lihatlah bagaimana peran kita bisa memberikan manfaat bagi umat. Dengan rasa syukur, insyaallah akan ada keberkahan dalam setiap langkah yang kita ambil,” tuturnya.
Acara ini diharapkan menjadi motivasi bagi para penyuluh untuk terus meningkatkan profesionalisme dan dedikasi dalam melayani umat. Dengan status baru sebagai PPPK, diharapkan kinerja penyuluh agama Islam di Kabupaten Banyuwangi semakin meningkat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.




