Pratamanews.Com – Krian [Sda], Senin [01/04/2025], Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1446 Hijriyah di wilayah Krian, berbagai pihak terkait bersinergi dalam pengamanan. TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya turut serta dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan para jamaah yang melaksanakan ibadah di berbagai titik di wilayah Krian. Pengamanan yang dilakukan melibatkan berbagai strategi untuk memastikan seluruh proses ibadah berjalan dengan aman, tertib, dan khidmat.

Sebagai salah satu wilayah dengan jumlah jamaah yang cukup besar, pengamanan di Krian difokuskan pada beberapa titik strategis, termasuk masjid besar, lapangan, dan ruas jalan utama yang digunakan untuk pelaksanaan Sholat Idul Fitri. Beberapa lokasi utama yang menjadi pusat kegiatan ibadah mendapat perhatian khusus dari aparat keamanan guna memastikan tidak terjadi gangguan atau hambatan yang dapat mengganggu jalannya ibadah.

Kapolsek Krian, Kompol I Gede Putu Atma Jaya dalam keterangannya, menjelaskan bahwa persiapan pengamanan telah dilakukan jauh hari sebelum hari-H. “Kami telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk tokoh agama dan masyarakat, guna memastikan bahwa pengamanan berjalan optimal. Kami ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat saat menjalankan ibadah,” ujarnya.

Sementara itu, Danramil Krian Kapten Arm Teguh Irbayanto juga menambahkan bahwa sinergi antara TNI dan Polri menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana kondusif selama pelaksanaan Sholat Idul Fitri. “Kami menerjunkan personel untuk membantu mengamankan lokasi-lokasi strategis, memastikan tidak ada gangguan yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah masyarakat,” tambahnya.

Selain pengamanan di lokasi ibadah, rekayasa lalu lintas juga diterapkan guna mengantisipasi kemacetan dan memberikan akses yang lebih mudah bagi jamaah. Mengingat tingginya mobilitas masyarakat pada hari raya, Polsek Krian bekerja sama dengan Dinas Perhubungan setempat telah menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas di beberapa titik rawan macet.

Beberapa ruas jalan yang biasanya digunakan untuk parkir kendaraan jamaah telah disiapkan dengan sistem pengaturan yang lebih baik. Petugas lalu lintas dikerahkan untuk membantu mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan yang berlebihan. Selain itu, sejumlah titik parkir alternatif juga telah disediakan guna mengurangi beban di sekitar area masjid dan lapangan yang menjadi tempat utama pelaksanaan Sholat Idul Fitri.

Kasat Lantas Polres Sidoarjo AKP Jodi Indrawan S.I.K menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait rekayasa lalu lintas ini. “Kami mengimbau masyarakat untuk datang lebih awal ke lokasi ibadah dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan agar tidak terjadi kepadatan yang dapat menghambat jalannya kegiatan,” jelasnya.

Dalam upaya mencegah potensi gangguan keamanan seperti pencurian kendaraan, copet, atau aksi kriminal lainnya, aparat juga melakukan patroli secara intensif. Tim patroli gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP bergerak di sejumlah titik untuk memastikan tidak ada tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Patroli dilakukan secara berkelanjutan, baik sebelum, selama, maupun setelah pelaksanaan Sholat Idul Fitri. Fokus utama patroli ini adalah area parkir, kawasan sekitar masjid, serta ruas jalan yang digunakan oleh jamaah. Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan terhadap lingkungan sekitar guna mengantisipasi adanya aksi kejahatan yang memanfaatkan momen keramaian ini.

Kapolsek Krian Kompol I Gede Putu Atma Giri menambahkan bahwa selain patroli fisik, pihaknya juga telah memasang CCTV di beberapa titik strategis untuk membantu pengawasan. “Dengan adanya pemantauan melalui kamera CCTV, kami dapat segera merespons jika terjadi hal-hal yang mencurigakan,” tambahnya.

Selain pengamanan yang dilakukan oleh aparat, masyarakat juga diimbau untuk turut serta menjaga ketertiban selama pelaksanaan Sholat Idul Fitri. Beberapa imbauan yang diberikan antara lain:

1. Menjaga barang bawaan – Jamaah diimbau untuk tidak membawa barang berharga secara berlebihan guna menghindari risiko kehilangan.

2. Mengikuti arahan petugas – Kepatuhan terhadap petugas keamanan dan lalu lintas sangat diperlukan agar kelancaran ibadah dapat terjaga.

3. Tidak berdesakan saat masuk dan keluar area ibadah – Mengingat jumlah jamaah yang besar, masyarakat diminta untuk tetap tertib dan mengikuti alur yang telah ditentukan.

4. Menggunakan transportasi umum atau berbagi kendaraan – Untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, masyarakat dianjurkan menggunakan transportasi umum atau berbagi kendaraan dengan keluarga maupun tetangga.

Ketua MUI Krian Drs H. Mashudi Khotib, M.M. juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan selama perayaan Idul Fitri. “Idul Fitri adalah momen suci bagi umat Islam. Mari kita jalani dengan penuh ketenangan dan kekhusyukan, serta saling menjaga satu sama lain,” ungkapnya.

Pengamanan Sholat Idul Fitri di Krian merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat. Sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga ketertiban selama perayaan hari raya.

Diharapkan dengan kerja sama yang baik antara aparat dan masyarakat, Sholat Idul Fitri di Krian dapat berlangsung dengan khidmat, tertib, dan lancar. Selain itu, semangat kebersamaan dalam menjaga keamanan ini dapat terus dipertahankan dalam berbagai kesempatan, tidak hanya pada momen Idul Fitri, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan langkah-langkah pengamanan yang telah disiapkan, masyarakat Krian dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman, serta merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan dan rasa syukur.

 

[Ew]