Pratamanews.Com – Surabaya – Seorang pria lanjut usia berinisial MS (65) ditemukan tewas tergeletak di pinggir Jalan Raya Darmo Permai II Nomor 21, Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya, pada Sabtu (5/4/2025) sekitar pukul 05.43 WIB. Pria yang diketahui merupakan warga Jalan Pahang II A, Kelurahan Tanjung Perak, Surabaya, ini ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh seorang ketua RT setempat yang saat itu tengah jogging di lokasi kejadian.
Penemuan mayat tersebut sontak mengejutkan warga sekitar. Ketua RT yang menjadi saksi pertama segera menghentikan aktivitasnya dan memanggil warga lainnya. Ia juga langsung melaporkan temuan tersebut ke Call Center Kepolisian 110.
Mendapat laporan, petugas dari Polsek Sukomanunggal bersama tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Tim Inafis dari Polrestabes Surabaya juga turut diterjunkan untuk melakukan identifikasi awal dan olah TKP.
“Setelah menerima laporan, kami segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP bersama Tim Inafis. Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia, tergeletak di pinggir jalan,” ujar Kapolsek Sukomanunggal, Kompol Zainur Rofik, kepada wartawan, Sabtu (5/4/2025).
Menurut Rofik, lokasi penemuan jenazah berada di kawasan yang relatif sepi dan dikelilingi oleh lahan kosong. Tidak ditemukan tanda-tanda keributan atau kecelakaan di sekitar lokasi. Dari hasil pengamatan awal, korban tampak mengenakan celana panjang warna hitam dan atasan putih. Ia juga masih mengenakan jam tangan dan membawa sejumlah uang tunai.
“Untuk sementara ini kami belum bisa menyimpulkan penyebab kematiannya. Kami masih menunggu hasil visum dari Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, tempat jenazah korban dievakuasi,” jelas Rofik.
Pihak kepolisian juga akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap keluarga korban untuk menggali informasi terkait aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal dunia. Hal ini termasuk kemungkinan apakah korban sempat membawa sepeda atau bersama seseorang pada malam sebelumnya.
“Apakah korban membawa sepeda atau tidak, kami masih dalami. Saat ini kami fokus melakukan pemeriksaan terhadap pihak keluarga. Kami juga sedang telusuri siapa saja yang terakhir kali bersama korban sebelum kejadian,” tegas perwira polisi berpangkat satu melati tersebut.
Meski belum diketahui penyebab pasti kematiannya, polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun demikian, proses penyelidikan terus dilakukan secara mendalam untuk mengungkap penyebab kematian secara utuh, termasuk kemungkinan adanya unsur tindak pidana.
Sementara itu, warga sekitar mengaku tidak mengenali korban dan menyebut area tersebut memang cukup sepi, terutama di pagi hari. Beberapa warga juga menyatakan tidak mendengar suara gaduh atau kejadian mencurigakan sebelum jenazah ditemukan.
Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih menunggu hasil visum dari rumah sakit serta hasil penyelidikan lanjutan dari Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal. Aparat juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait aktivitas terakhir korban atau yang melihat hal mencurigakan di sekitar lokasi kejadian untuk segera melapor ke pihak kepolisian.
Kasus ini menjadi perhatian warga Surabaya, khususnya mereka yang tinggal di sekitar kawasan Darmo Permai. Harapannya, penyebab pasti kematian MS dapat segera terungkap, apakah murni karena faktor kesehatan atau adanya dugaan lain di balik peristiwa tragis tersebut.
[H5/Team]




