Pratamanews.Com – Jember – Akses jalur di kawasan Garahan, Kabupaten Jember, mengalami kemacetan parah pada Senin (7/4/2025) siang. Kemacetan terjadi akibat sebuah truk mengalami kendala teknis di sekitar perlintasan kereta api sebidang di wilayah tersebut.
Selain itu, peningkatan volume kendaraan pribadi yang melintas di hari terakhir libur Lebaran Idulfitri turut memperparah kondisi lalu lintas di kawasan tersebut.
Nasirudin, seorang relawan dari Gumitir yang berada di lokasi kejadian, membenarkan bahwa kepadatan terjadi akibat dua faktor utama, yakni truk yang mogok dan volume kendaraan yang meningkat tajam.
“Banyak kendaraan pribadi dari berbagai daerah melintas. Selain truk yang bermasalah, jumlah kendaraan juga membludak,” ujarnya.
Sejumlah pengguna jalan mengaku kecewa atas kondisi kemacetan yang terjadi. Istianah, warga Probolinggo yang tengah melakukan perjalanan ke Banyuwangi, mengeluhkan panjangnya antrean kendaraan.
“Macetnya sangat panjang. Selain menguras bahan bakar, ini juga melelahkan dan buang-buang waktu. Petugas di lapangan juga minim, untung ada relawan yang ikut membantu mengatur lalu lintas,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti kurangnya kesigapan petugas penjagaan arus mudik dan balik. “Seharusnya ada petugas yang siaga membantu jika terjadi kendaraan mogok, agar tidak sampai menimbulkan kemacetan seperti ini,” imbuhnya.
Untuk mengurangi kepadatan, petugas akhirnya memberlakukan sistem buka tutup arus lalu lintas di sekitar lokasi. Langkah ini dilakukan agar kendaraan tetap dapat melintas secara bergantian, sambil menunggu proses evakuasi truk dan penguraian kemacetan.
Hingga berita ini diturunkan, petugas bersama relawan masih terus berupaya mengatur lalu lintas dan menormalkan kembali arus kendaraan yang tersendat.
[4R]




