Pratamanews.Com – Banyuwangi – Senin (07/04/2025), Di momen libur Hari Raya Idulfitri 1446 H, Pantai Pulau Merah kembali menjadi destinasi wisata andalan masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya. Sejak pagi, kawasan wisata ini sudah dipadati oleh pengunjung dari berbagai daerah, yang ingin menikmati suasana pantai dan udara segar setelah merayakan hari kemenangan bersama keluarga.

Pantai yang terletak di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi ini memang dikenal sebagai salah satu ikon wisata bahari di ujung timur Pulau Jawa. Nama “Pulau Merah” berasal dari sebuah bukit kecil berwarna kemerahan yang berada di lepas pantai, sekitar 100 meter dari bibir pantai. Bukit ini bisa dicapai dengan berjalan kaki saat air laut sedang surut. Keindahan panorama alam, pasir putih yang lembut, serta ombak yang cocok untuk selancar menjadikan Pulau Merah sebagai tujuan utama wisatawan, terutama saat musim libur seperti ini.

Siti Asiyah, salah satu pengunjung asal Kecamatan Cluring, mengaku sangat menikmati liburan kali ini. Ia datang bersama keluarga besarnya, memanfaatkan waktu libur Lebaran untuk berkumpul sekaligus melepas penat.

“Sudah jadi tradisi setiap Lebaran kami sekeluarga berlibur ke pantai. Tahun ini kami pilih Pulau Merah karena pemandangannya bagus dan suasananya menyenangkan,” ujar Siti sambil menikmati bekal yang dibawa dari rumah.

Tak hanya memberikan berkah bagi wisatawan yang ingin bersantai, momen libur panjang ini juga membawa rezeki bagi para pedagang keliling di sekitar pantai. Bu Endang, penjual rujak buah keliling yang sudah lebih dari lima tahun berjualan di area Pulau Merah, tampak sibuk melayani pembeli. Dengan membawa gerobak dorong sederhana, ia menyusuri tepi pantai sambil menawarkan dagangannya kepada para pengunjung yang tengah duduk-duduk santai di bawah payung.

“Alhamdulillah, bersyukur sekali. Kalau pas Lebaran begini, ramai pengunjung dan dagangan saya laris manis. Hari ini saja sudah habis dua ember buah,” kata Bu Endang dengan senyum lebar.

Menurutnya, momen libur Idulfitri seperti ini menjadi kesempatan emas untuk menambah penghasilan. Dalam sehari, ia bisa meraup keuntungan dua kali lipat dibanding hari-hari biasa. Ia berharap kondisi cuaca tetap cerah dan pengunjung terus berdatangan hingga akhir libur.

Kepadatan pengunjung diperkirakan masih akan berlanjut hingga Selasa (08/04/2025). Hal ini disebabkan karena sekolah-sekolah baru akan kembali aktif pada hari Rabu, sehingga banyak keluarga memanfaatkan waktu tersisa untuk berlibur. Beberapa penginapan di sekitar kawasan wisata juga dilaporkan penuh, dengan tingkat hunian yang mencapai 90 persen sejak H+1 Lebaran.

Pihak pengelola wisata Pulau Merah menyatakan bahwa mereka telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi lonjakan pengunjung, termasuk penambahan petugas kebersihan, penjaga pantai, dan pengaturan lalu lintas di jalur masuk menuju kawasan wisata. Selain itu, sejumlah posko kesehatan dan tempat sampah tambahan juga telah disediakan agar kenyamanan dan kebersihan tetap terjaga selama musim liburan.

“Setiap tahun, kami sudah siaga menghadapi liburan Lebaran. Kami ingin memastikan para pengunjung merasa aman dan nyaman saat menikmati keindahan Pulau Merah,” ujar Roni salah satu petugas pengelola wisata.

Dari pantauan di lokasi, aktivitas wisata berjalan dengan lancar. Anak-anak tampak bermain pasir di tepi pantai, sementara para orang tua menikmati pemandangan laut sambil bersantai di bawah pepohonan. Beberapa wisatawan juga terlihat mencoba olahraga air seperti selancar dan banana boat yang disediakan oleh penyedia jasa lokal.

Lebaran memang selalu menjadi momen istimewa bagi masyarakat Indonesia, tidak hanya sebagai waktu untuk bersilaturahmi, tetapi juga untuk menyegarkan pikiran dan mengisi kembali energi bersama orang-orang tercinta. Dan Pulau Merah, dengan segala pesonanya, seolah menjadi magnet alami yang selalu mampu memanggil wisatawan untuk kembali datang menikmati keindahannya.

[4R]