Sidoarjo – Pratamanews.Com –  Kongres Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Sidoarjo digelar dengan semangat pembenahan dan penguatan fondasi sepak bola daerah. Dalam sambutannya, Wakil Ketua Asprov PSSI Jawa Timur yang juga CEO Deltras FC, Amir Burhanudin, menegaskan pentingnya kontribusi nyata bagi perkembangan sepak bola, bukan sekadar menjadi pengamat pasif di media sosial.

“Jangan hanya ramai bicara soal bola, tapi pekerjaan sepak bola tidak diurus. Jangan jadi pelaku sepak bola yang hanya ikut-ikutan di media sosial tanpa melakukan apa-apa,” ujar Amir di hadapan peserta kongres.

Amir menekankan bahwa sepak bola membutuhkan dedikasi penuh dari semua pihak. Ia menyayangkan jika masih ada pihak yang belum serius menata organisasi atau klub yang dinaunginya. Menurutnya, saat ini PSSI sedang melakukan proses modernisasi dalam tata kelola sepak bola nasional, mulai dari liga, organisasi, sekolah sepak bola (SSB), hingga klub internal.

“Harapan masyarakat terhadap sepak bola begitu besar. Kita harus curahkan waktu, tenaga, dan pikiran kita secara maksimal. Jangan sampai kita dianggap tidak berbuat apa-apa hanya karena belum bisa menunjukkan prestasi yang nyata,” tegasnya.

Amir juga mengungkap bahwa Asprov PSSI Jawa Timur baru-baru ini menerima surat dari PSSI pusat yang menginstruksikan adanya sinkronisasi keanggotaan. Dalam surat tersebut, disebutkan bahwa setiap klub internal dan SSB wajib memiliki badan hukum sebagai syarat mutlak keanggotaan resmi.

“Mulai sekarang, semua tim dan SSB harus berbadan hukum. Pengurus harus menyiapkan hal ini segera. Tidak cukup lagi hanya dengan surat keputusan seperti dua tahun terakhir. Tanpa badan hukum, klub atau SSB tidak bisa lagi menjadi anggota resmi,” paparnya.

Ia juga menyoroti bahwa manajemen sepak bola tidak bisa ditangani oleh orang-orang yang hanya tahu sepak bola secara teori tanpa turun langsung mengurusnya.

“Jangan-jangan ukuran lapangan dan gawang saja tidak tahu. Maka mari kita isi akal pikiran kita, belajar dan membaca untuk kemajuan sepak bola,” tambah Amir dengan nada serius.

Kongres ini menjadi momen penting bagi Askab PSSI Sidoarjo dalam menyongsong era baru tata kelola sepak bola yang lebih profesional dan terstruktur. Amir berharap seluruh elemen sepak bola di Sidoarjo bersatu dan berkomitmen memperbaiki sistem dari bawah, demi prestasi yang lebih baik ke depan.

[FFn]