Pratamanews.com – SIDOARJO – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Kali ini, insiden melibatkan dua sepeda motor yang bertabrakan di simpang tiga Dusun Girang, Desa Wonokupang, Kecamatan Balongbendo, Kamis (15/5) pagi. Akibat kecelakaan tersebut, dua pengendara mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.30 WIB saat arus lalu lintas di kawasan tersebut masih cukup ramai oleh aktivitas warga yang memulai hari. Kedua kendaraan yang terlibat, yakni Honda Scoopy dan Honda Supra, melaju dari arah berlawanan.
Korban pertama adalah seorang pelajar SMA bernama Esensa (16), warga sekitar yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi W 6965 NFR. Sementara itu, korban kedua adalah Ahmad Saifudin (34), warga Desa Sumokembangsri, Kecamatan Balongbendo, yang mengendarai Honda Supra bernopol W 5342 XB.
Kapolsek Balongbendo, AKP Sugeng Sulistiyono, saat dikonfirmasi menjelaskan kronologi kejadian bermula saat Esensa mengendarai sepeda motornya dari arah utara ke selatan. Ia diduga hendak menyeberang dari jalan gang menuju ke jalur utama Jalan Raya Wonokupang. Saat bersamaan, dari arah selatan ke utara, datang Honda Supra yang dikendarai Ahmad Saifudin dengan kecepatan sedang.
“Honda Scoopy melaju dari utara ke selatan hendak menyeberang dari gang ke jalan raya. Diduga karena kurang hati-hati dan tidak melihat kondisi lalu lintas dari arah berlawanan, sehingga terjadilah tabrakan,” terang AKP Sugeng.
Benturan keras antara kedua kendaraan tidak terhindarkan. Tabrakan mengakibatkan kedua pengendara terpental dan mengalami luka-luka cukup serius. Warga sekitar yang mendengar suara benturan keras langsung berhamburan keluar rumah untuk memberikan pertolongan. Beberapa saksi mata mengatakan, suara tabrakan sangat keras dan terdengar hingga beberapa rumah di sekitar lokasi.
“Brakkk! Tiba-tiba terdengar suara keras, pas saya keluar, sudah ada dua orang tergeletak dan motornya ringsek,” ujar Budi Santoso, salah satu warga Dusun Girang yang berada di lokasi saat kejadian.
Melihat kondisi korban yang tergeletak di tengah jalan, warga segera menghubungi petugas kepolisian dan ambulans. Tak berselang lama, anggota Polsek Balongbendo tiba di lokasi bersama petugas medis. Kedua korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Citra Medika Tarik untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Menurut informasi dari pihak rumah sakit, Esensa mengalami luka pada bagian kepala dan tangan, sementara Ahmad Saifudin mengalami luka di kaki dan dada akibat benturan keras. Keduanya saat ini masih menjalani perawatan intensif.
“Untuk sementara, kondisi keduanya stabil, namun masih dalam pengawasan tim medis karena luka yang cukup serius,” kata seorang petugas medis dari RS Citra Medika.
Petugas kepolisian juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Dari hasil sementara, dugaan kuat mengarah pada kelalaian saat menyeberang jalan tanpa memastikan kondisi aman dari arah berlawanan. Kedua kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan parah di bagian depan dan kini diamankan di Mapolsek Balongbendo sebagai barang bukti.
Kapolsek Balongbendo mengimbau kepada seluruh pengendara, terutama pelajar, untuk lebih berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas, terutama saat hendak menyeberang jalan atau keluar dari gang kecil menuju jalan utama. Ia juga menekankan pentingnya menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm dan berkendara dengan waspada.
“Keselamatan adalah prioritas. Kami mengingatkan para orang tua untuk selalu membimbing anak-anaknya yang sudah mengendarai motor agar tertib berlalu lintas dan memahami kondisi jalan,” pesan AKP Sugeng.
Peristiwa ini menambah deretan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar di wilayah Sidoarjo dalam beberapa bulan terakhir. Dinas Perhubungan dan Kepolisian terus berupaya menekan angka kecelakaan dengan berbagai upaya preventif, seperti edukasi ke sekolah-sekolah dan patroli rutin di titik rawan kecelakaan.
Hingga berita ini ditulis, polisi masih mendalami keterangan saksi-saksi dan mempertimbangkan kemungkinan adanya pelanggaran lalu lintas dalam kejadian tersebut. Sementara keluarga korban diminta bersabar dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak kepolisian.
[Ew/Ris]




