Pratamanews.com – Sidoarjo, 7 Juni 2025 — Suasana Iduladha di Masjid Baitul Amirin, Desa Jatikalang RT 07 RW 02, Kecamatan Krian, Sidoarjo, sempat diwarnai kepanikan. Seekor sapi mengamuk dan lepas dari ikatan saat hendak disembelih, membuat warga yang menyaksikan penyembelihan hewan kurban berhamburan menyelamatkan diri.
Penyembelihan hewan kurban di masjid tersebut dimulai sekitar pukul 07.15 WIB. Panitia dan warga telah berkumpul di halaman masjid sejak pagi. Setelah menerima arahan dari takmir masjid, prosesi penyembelihan dimulai dengan dua ekor kambing, kemudian dilanjutkan dengan empat ekor sapi.
Namun, insiden terjadi saat hendak menyembelih sapi ketiga. Hewan berukuran besar itu tiba-tiba mengamuk meski sudah dalam keadaan terikat.
“Sapinya sudah diikat, tapi mungkin ikatannya kurang kuat, jadi bisa lepas,” ujar salah satu panitia kurban, David. “Tiba-tiba lari ke arah warga yang menonton, termasuk anak-anak. Mereka langsung lari tunggang-langgang karena takut diseruduk.”
Beruntung, panitia kurban sigap mengendalikan situasi. Setelah dikejar dan ditarik kembali, sapi tersebut berhasil dijegal dan diikat lebih kuat. Beberapa menit kemudian, sapi dapat disembelih sesuai prosedur.
“Alhamdulillah, tidak ada yang terluka. Hanya panik saja. Tapi kami jadi lebih berhati-hati ke depannya, terutama dalam memastikan tali pengikat benar-benar kuat,” tambah David.
Masjid Baitul Amirin tahun ini menyembelih total enam hewan kurban, terdiri dari empat ekor sapi dan dua ekor kambing. Daging kurban akan didistribusikan kepada warga sekitar, terutama yang membutuhkan.
Peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting tentang pentingnya keamanan dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban. Selain faktor teknis seperti kekuatan tali dan metode pengikatan, pengamanan area penyembelihan juga menjadi hal krusial untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
[Wy]




