Pratamanews.com – Surabaya – Kecelakaan maut kembali terjadi di Kota Surabaya. Seorang perempuan pengendara sepeda motor Honda Scoopy bernama W S (54), warga Perum Graha Kencana Pakal, Blok E No.03, Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Pakal, meninggal dunia setelah terlindas truk trailer di Jalan Simo Pomahan, tepatnya di depan gudang nomor 43 atau sebelum SPBU Simo, Kelurahan Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya.
Kecelakaan tragis ini terjadi pada Senin (16/6/2025) sekitar pukul 12.17 WIB. Informasi pertama diterima Command Center pada pukul 12.17 dan petugas gabungan tiba di lokasi pada pukul 12.24 WIB dengan respon cepat tujuh menit.
Menurut Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya, Iptu Suryadi, peristiwa bermula saat korban mengendarai sepeda motor dari arah barat ke timur sekitar pukul 11.30 WIB. Setibanya di depan gudang No.43, korban diduga kurang berhati-hati saat bermanuver ke kanan. Naas, pada saat bersamaan, sebuah truk trailer yang melaju di jalur searah berada tepat di samping korban.
“Korban terjatuh dan terlindas roda truk bagian belakang. Pengendara motor perempuan meninggal dunia di lokasi,” ujar Iptu Suryadi.
Pengemudi truk trailer yang diketahui bernama A W S (24), warga Desa Bakung, Kecamatan Pringgodani, Kabupaten Sidoarjo, dilaporkan dalam kondisi sadar dan tidak mengalami luka. Truk yang dikemudikannya bernopol L 8817 UUA.
Setelah menerima laporan, petugas gabungan dari BPBD Kota Surabaya, TGC Dukuh Pakis, Dinas Sosial Kota Surabaya, Posko Terpadu Dukuh Pakis, Polsek Sukomanunggal, dan Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya segera melakukan penanganan di tempat kejadian perkara (TKP).

Tim medis dari TGC Dukuh Pakis yang melakukan pemeriksaan menyatakan korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah di bagian kepala. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Dr. Soetomo menggunakan ambulans milik Dinsos Kota Surabaya.
“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis dan proses identifikasi, jenazah korban dievakuasi oleh petugas gabungan. Penyebab kecelakaan karena faktor manusia, yakni kurang hati-hati saat bergerak ke kanan,” tambah Iptu Suryadi.
Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya telah melakukan olah TKP, mengamankan kendaraan yang terlibat, serta meminta keterangan dari sopir truk dan saksi di sekitar lokasi. Barang bukti berupa kendaraan Scoopy dan truk trailer turut diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan berat di jalan perkotaan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan memperhatikan kondisi lalu lintas, terutama saat hendak berbelok atau berpindah jalur di jalan raya yang padat kendaraan besar.
[4R]




