Pratamanews.com – Banyuwangi – Farel Prayoga, artis cilik asal Banyuwangi yang pernah menghebohkan publik saat tampil di hadapan Presiden Joko Widodo, baru-baru ini mencurahkan kisah hidup pilunya dalam sebuah podcast bersama Denny Sumargo. Di balik kesuksesan dan ketenarannya, tersimpan cerita kelam tentang perjuangan, tekanan keluarga, hingga pengkhianatan yang dialaminya.

Lahir pada 8 Agustus 2010, Farel mengaku sejak kecil terpaksa mengamen demi kebutuhan keluarga. Ia bahkan menyebut kerap mendapat perlakuan kasar dari ibu tirinya, yang selama ini disangka sebagai ibu kandungnya.

“Saya dulu disuruh ngamen, bukan karena keinginan sendiri. Buat kebutuhan keluarga,” ungkap Farel.

Kesuksesan Farel sebagai penyanyi cilik dimulai usai penampilannya viral dengan lagu “Ojo Dibandingke”. Popularitas tersebut membuatnya tampil di berbagai acara besar, termasuk di Istana Negara saat peringatan HUT RI. Dari karier menyanyinya, Farel sempat meraup penghasilan hingga miliaran rupiah. Namun, alih-alih dinikmati sendiri, uang tersebut justru dikelola oleh sang ayah dan ibu tiri—dan kini habis tanpa sisa berarti.

Farel mengungkapkan, tabungannya yang dulu menyentuh angka miliaran rupiah kini hanya tersisa Rp 56 ribu. Ironisnya, ia baru mengetahui kondisi itu ketika hendak menarik uang dari rekening pribadinya.

“Ya udah, aku mau narik uang dulu. Eh, ternyata uangnya cuma sisa Rp 56 ribu,” kata Farel dalam podcast tersebut, yang tayang pada Kamis (18/7/2025).

Awalnya, Farel mengira dirinya yang terlalu boros dan sempat meminta maaf kepada orang tuanya.

“Aku telepon Bapak Ibu, ‘Kenapa uangku tinggal segini?’ Terus dijawab, ‘Ya kamu aja yang boros.’ Aku sampai minta maaf banget sama mereka, karena merasa mungkin aku emang boros,” tutur Farel.

Namun beberapa minggu kemudian, fakta mencengangkan terungkap. Sang kakak perempuan memberitahu bahwa uang Farel selama ini digunakan keluarga untuk membeli seekor kuda, tanah, bahkan diduga digunakan untuk berjudi. Ketika dikonfirmasi, pihak keluarga beralasan bahwa pembelian tanah tersebut adalah bentuk ‘investasi warisan’ untuk masa depan Farel.

“Waktu itu alasannya beli tanah. Katanya, ‘Ini tanah buat kamu besok’. Tapi ternyata nggak seperti itu kenyataannya,” lanjutnya.

Farel mengaku sangat kecewa dan merasa dikhianati oleh keluarga sendiri, terlebih karena ia adalah anak yang mudah percaya akibat kurangnya kasih sayang dari orang tua.

“Karena aku memang kurang kasih sayang dari orang tua. Jadi kalau ada orang yang baik sama aku, aku gampang percaya,” ujarnya lirih.

Kisah ini sontak membuat publik terenyuh. Banyak netizen menyuarakan dukungan dan rasa simpati kepada Farel Prayoga, yang kini mulai beranjak remaja dan berusaha bangkit dari masa lalu yang kelam.


Redaksi: Arri Pratama | PratamaNews.com
Foto: Tangkapan layar podcast CURHAT BANG YouTube/Denny Sumargo