BANYUWANGI  || PratamaNews.com || Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Ar Royyan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi. Ribuan ASN Kemenag, guru madrasah, hingga penghulu dari KUA se-Kabupaten Banyuwangi larut dalam sholat dhuha berjamaah, dzikir, dan pembacaan Shalawat Nariyah secara serentak. Kegiatan ini tidak hanya terpusat di kantor Kemenag, tetapi juga dilaksanakan di seluruh madrasah dan KUA kecamatan. Gema shalawat pun terasa menggema ke berbagai penjuru Banyuwangi.

 

Kepala Kantor Kemenag Banyuwangi, Dr. Chaironi Hidayat, menegaskan bahwa shalawat bukan sekadar bacaan, melainkan ikatan batin umat dengan Rasulullah SAW.

 

> “Shalawat adalah jembatan doa kita kepada Allah melalui perantara Rasulullah SAW,” ujarnya.

 

Uniknya, target pembacaan 80 ribu kali Shalawat Nariyah berhasil terlampaui. Catatan panitia menunjukkan lebih dari 100 ribu kali shalawat dilantunkan secara bersama-sama.

 

Kepala Seksi Bimas Islam, Mastur, yang memandu pembacaan shalawat, menyebut bahwa kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan sekaligus penguat semangat pengabdian.

 

Selain bernuansa spiritual, acara ini juga dikaitkan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan RI. Doa bersama diharapkan menjadi energi positif untuk menjaga dan mendoakan keselamatan bangsa.

 

> “Semoga kebersamaan ini menjadi berkah bagi keluarga besar Kemenag Banyuwangi dan masyarakat luas,” tutup Dr. Chaironi.