PALEMBANG || PratamaNews.com || Pelantikan pengurus Akuatik Indonesia Kota Palembang periode 2025–2029 resmi digelar dan berlangsung sukses. Dalam kesempatan tersebut, sebanyak sekitar 40 anggota baru dilantik untuk memperkuat kepengurusan ke depan, dilaksanakan di river side restaurant.
“Ketua Aquatic Indonesia Kota Palembang, dr. H. Ismail Bastomi, Sp.OT, menyampaikan bahwa kepengurusan baru ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan prestasi atlet, khususnya di cabang olahraga renang dan turunannya, Sabtu (25/04/2026).
“yang diwawancarai oleh awak media Alhamdulillah pelantikan berjalan lancar. Dengan susunan pengurus yang baru ini, kami berharap bisa memberikan kontribusi yang lebih bermakna terhadap prestasi atlet,” ujarnya.
“Ia mengungkapkan, selama ini cabang renang di bawah naungan Aquatic Indonesia telah menunjukkan prestasi membanggakan, terutama pada ajang Pekan Olahraga Provinsi, di mana cabang renang berhasil meraih juara umum dengan perolehan 18 medali emas.
“Namun demikian, ke depan pihaknya tidak hanya fokus pada renang, melainkan juga akan mengembangkan cabang olahraga air lainnya seperti polo air, loncat indah, renang perairan terbuka, hingga senam artistik.
“Kita ingin memperluas pembinaan, bukan hanya renang saja. Ada polo air, loncat indah, renang perairan terbuka, dan senam artistik yang akan mulai kita kembangkan,” jelasnya.
“Menurutnya, selama ini klub-klub olahraga di Sumatera Selatan masih didominasi oleh klub renang. Oleh karena itu, ia mendorong agar klub-klub tersebut juga mulai membina atlet di cabang lain, khususnya polo air yang sebelumnya pernah menjadi kekuatan daerah.
“Polo air ini sebenarnya dulu cukup kuat di Sumatera Selatan, hanya saja pembinaannya belakangan kurang maksimal. Di periode ini, kita akan coba galakkan kembali,” tambahnya.
“Selain itu, Aquatic Indonesia Kota Palembang juga menargetkan kontribusi di tingkat nasional melalui pembinaan atlet yang lebih terarah dan berkelanjutan.
“Ia pun berharap adanya dukungan lebih dari berbagai pihak, termasuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan pemerintah daerah, dalam meningkatkan prestasi atlet.
“Kami berharap ke depan ada dukungan lebih, baik dari KONI maupun pemerintah daerah, seperti pemberian beasiswa dan bonus pembinaan bagi atlet berprestasi, agar mereka semakin termotivasi,” tutupnya. (red)




