NTT || PratamaNews.com || Siswa-siswi Sekolah Dasar Katolik (SDK) Wukur di Desa Sikka, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyambut dengan penuh sukacita kedatangan Kapolres Sikka, Bambang Supeno, S.I.K., yang membawa bantuan pendidikan bagi mereka. Bantuan tersebut berupa 34 tas sekolah lengkap dengan buku dan alat tulis, serta dua unit papan white board untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah yang berada di wilayah pelosok tersebut.

 

Kehadiran Kapolres Sikka bersama jajarannya disambut hangat oleh para guru, siswa, dan masyarakat sekitar. Suasana penuh keakraban tampak ketika para siswa menerima bantuan dengan wajah ceria dan semangat baru untuk belajar. Bagi mereka, perhatian dari pihak kepolisian menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan anak-anak di daerah terpencil.

 

Kepala SDK Wukur, Tersiana Siti Rosa, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Kapolres Sikka dan jajaran Polres Sikka. Ia menuturkan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi sekolah yang selama ini menghadapi keterbatasan fasilitas belajar. “Kami sungguh merasa terharu dan bangga karena Bapak Kapolres Sikka sudah datang langsung melihat kondisi sekolah kami di kampung Wukur. Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak dan sekolah kami. Semoga kebaikan ini menjadi berkat bagi seluruh anggota Polres Sikka,” ujarnya.

 

Selain menyerahkan bantuan, Kapolres Sikka juga memberikan motivasi kepada para siswa agar terus bersemangat dalam menuntut ilmu. Ia menekankan pentingnya disiplin, kerja keras, dan tekad yang kuat untuk meraih cita-cita, meskipun berada di daerah yang jauh dari pusat kota. Pesan tersebut disampaikan dengan penuh kehangatan, sehingga para siswa tampak antusias mendengarkan.

 

Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari program kepedulian Polres Sikka terhadap dunia pendidikan, khususnya di wilayah pedesaan dan pelosok. Kapolres Sikka menegaskan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan.

 

Masyarakat Desa Sikka menyambut positif kegiatan tersebut dan mengapresiasi langkah Polres Sikka yang turun langsung ke lapangan. Mereka menilai bahwa kehadiran aparat kepolisian membawa semangat baru bagi warga untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak mereka. Dukungan seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut peduli terhadap pendidikan di daerah terpencil.

 

Para guru SDK Wukur berharap bantuan ini menjadi awal dari perhatian berkelanjutan terhadap sekolah-sekolah di pelosok Kabupaten Sikka. Dengan fasilitas yang lebih memadai, mereka optimistis proses belajar mengajar akan semakin efektif dan menyenangkan bagi para siswa. Semangat belajar yang tumbuh dari perhatian berbagai pihak diyakini akan membawa perubahan positif bagi masa depan anak-anak di desa tersebut.

 

Melalui kegiatan ini, Polres Sikka menunjukkan komitmennya dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Aksi nyata seperti ini menjadi bukti bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam menciptakan masa depan yang lebih baik, terutama bagi generasi muda di pelosok negeri (Tiem)