NTB || 🌏PratamaNews.com🇮🇩 || TNI Angkatan Laut melalui unsur Pangkalan TNI AL Lanal Mataram jajaran Komando Daerah Angkatan Laut VII bergerak cepat melaksanakan operasi SAR. Tim dikerahkan untuk mengevakuasi korban KMP Putri Yasmin yang mengalami kebakaran di perairan Lombok, Sumbawa, Provinsi NTB, Rabu [12/8/2026].
Dalam pelaksanaan evakuasi, TNI AL mengerahkan unsur kapal patroli Kal Lembar dan Kal Balongas. Sejumlah personel Lanal Mataram juga diterjunkan langsung ke lokasi untuk memberikan bantuan pencarian dan penyelamatan terhadap penumpang serta awak kapal yang panik.
Berdasarkan data manifest, KMP Putri Yasmin mengangkut cukup banyak muatan. Tercatat ada 17 orang ABK dan 114 orang penumpang. Selain manusia, kapal juga membawa 33 unit kendaraan roda dua serta 22 unit kendaraan roda empat yang terdiri dari kendaraan pribadi, pickup, dan truk.
Hingga pukul 09.10 WITA, proses evakuasi terus berlangsung. Kal Lembar berhasil mengevakuasi 17 orang dan saat ini para korban sudah berada di atas kapal. Sementara itu unsur dari Port Link mengevakuasi 33 orang dan dari Salindo mengevakuasi 15 orang menuju Pelabuhan Padangbai untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Operasi SAR gabungan ini melibatkan banyak unsur. Selain TNI AL, tim gabungan dari Basarnas, KSOP, dan kapal-kapal niaga di sekitar lokasi juga turut membantu. Koordinasi dilakukan secara intensif agar seluruh korban dapat dievakuasi dengan selamat secepatnya.
Operasi ini dilaksanakan di bawah komando langsung Komandan Kodaeral VII Laksda TNI Joni Sudianto dan Komandan Lanal Mataram Letkol Laut (P) Eko Darmawan. Keterlibatan TNI AL menjadi bentuk nyata respons cepat negara dalam membantu masyarakat yang mengalami musibah di laut.
Kegiatan ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. Kasal menekankan agar seluruh jajaran TNI AL senantiasa hadir dan memberikan bantuan cepat dalam setiap kondisi kedaruratan di laut, serta mengutamakan keselamatan jiwa masyarakat di atas segalanya.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan penanganan korban masih terus dilaksanakan bersama unsur SAR terkait. TNI AL memastikan akan terus berada di lokasi sampai seluruh penumpang dan ABK KMP Putri Yasmin berhasil dievakuasi dengan aman. (Tiem)






