Pratamanews.com – PALEMBANG -Pondok Pesantren Ma’had Rabbani Palembang memperingati hari ulang tahun (milad) ke-4 dengan harapan terus berkembang menjadi lembaga pendidikan Islam yang berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan agama, pemberdayaan ekonomi umat, serta penguatan dakwah Islam di Kota Palembang, dilaksanakan Mahad Robbani Palembang Jl. Taqwa (Pipa) Rt.24 Rw.05 Kel. Sungai Selincah Kec.Kalidoni Palembang

 

“Ketua Yayasan Ma’had Rabbani Palembang,Dr. Donny Meylano,menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan milad tersebut. Ia berharap Ma’had Rabbani dapat menjadi inspirasi bagi pondok pesantren lainnya, khususnya dalam mengembangkan pemberdayaan ekonomi umat dan memperluas syiar dakwah Islam,Rabu (21/10/2026).

 

“yang diwawancarai oleh awak media Alhamdulillah, kita bersyukur pada pagi hari ini bisa hadir di Pondok Pesantren Rabbani. Pertama, kami mengucapkan selamat milad yang ke-4. Harapan saya, pondok pesantren ini bisa menjadi inspirasi bagi pesantren lainnya, terutama dalam pemberdayaan ekonomi umat,” ujar Donny

 

“Menurutnya, pondok pesantren tidak hanya berperan sebagai tempat menimba ilmu agama, tetapi juga dapat menjadi wahana dakwah dan pembinaan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.

 

“Ia berharap kegiatan dakwah di Ma’had Rabbani turut memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba serta memberikan edukasi mengenai persoalan sosial lainnya, termasuk isu LGBT, melalui pendekatan keagamaan yang bijaksana dan edukatif.

 

“Donny juga menekankan pentingnya mengembangkan berbagai kegiatan keislaman di lingkungan pesantren agar syiar dakwah dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

 

“Harapkan Dukungan Pemerintah Kota Palembang,Dalam kesempatan tersebut, Doni mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Palembang terhadap kegiatan pendidikan dan keagamaan. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan Islam terus diperkuat demi meningkatkan kualitas pendidikan agama di Kota Palembang.

 

“Ia menjelaskan, pembangunan Ma’had Rabbani selama ini dilakukan secara mandiri melalui wakaf dan upaya yayasan sendiri. Karena itu, pihaknya berharap pemerintah dapat memberikan dukungan lebih lanjut, khususnya dalam pembangunan sarana dan prasarana pendidikan.

 

“Kami benar-benar membangun secara mandiri melalui wakaf. Sampai hari ini, kami belum pernah mendapatkan bantuan. Harapan kami, pemerintah juga dapat memberikan bantuan fisik, misalnya untuk membangun ruang kelas atau fasilitas pendidikan lainnya,” ungkapnya.

 

“Donny menyebut respons positif yang ditunjukkan pemerintah menjadi harapan tersendiri bagi pihak yayasan. Ia berharap koordinasi dengan dinas-dinas terkait dapat membuka peluang dukungan bagi pengembangan fasilitas pesantren ke depan.

 

“Kami berharap Pemerintah Kota Palembang terus peduli terhadap pendidikan, khususnya pendidikan agama. Mudah-mudahan melalui komunikasi dan sinergi dengan dinas-dinas terkait, ada jalan untuk membantu pengembangan pesantren ini,” tambahnya.

 

“Terus Berkontribusi Meski Baru Berusia Empat Tahun,Meski baru berusia empat tahun, Ma’had Rabbani Palembang berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan. Salah satunya melalui capaian prestasi para santri di tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

 

“Donny berharap, bertambahnya usia Ma’had Rabbani menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas kegiatan dakwah, serta memperkuat peran pesantren dalam membangun generasi yang berakhlak dan berprestasi.

 

“Ia juga berharap dukungan dan sinergi dengan Pemerintah Kota Palembang dapat terus terjalin sehingga Ma’had Rabbani mampu berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

 

“Walaupun kami baru berusia empat tahun, kami berharap tetap bisa memberikan kontribusi, salah satunya melalui prestasi-prestasi di tingkat SD dan SMP. Semoga ke depan pesantren ini semakin berkembang dan semakin banyak memberikan manfaat bagi umat,” tutup Dr. Donny Meylano.