Palembang – Pratamanews.com – Suasana penuh kebersamaan dan toleransi antarumat beragama terasa kental dalam perayaan Natal di Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Penilaian Palembang, Kecamatan Ilir II. Kehadiran Camat Ilir II yang secara langsung mengunjungi jemaat dan menyampaikan ucapan selamat Natal menjadi bukti nyata terjalinnya kerukunan di tengah masyarakat, dilaksanakan di GPIB jemaat pniel Palembang jalan urip Sumoharjo no 135 a Sekojo palembang.

“Perwakilan jemaat GPIB Penilaian Palembang, Marny Ike Riono Nayoan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian pemerintah kecamatan yang hadir langsung di tengah-tengah jemaat saat perayaan Natal berlangsung,kamis (25/12/2025).

“yang diwawancarai oleh awak media Kami sangat bersyukur pada perayaan Natal tahun ini. Gereja kami berada di wilayah Kecamatan Ilir II, dan tadi malam Bapak Camat hadir langsung mengunjungi kami, memberikan ucapan selamat Natal serta menanyakan jalannya ibadah. Kami mengapresiasi hal ini dengan sangat luar biasa,” ujarnya.

“Menurut Marny, kehadiran pemerintah di tengah jemaat menunjukkan bahwa nilai kerukunan, kebersamaan, dan toleransi antarumat beragama benar-benar terbangun dan terjalin dengan baik di Kecamatan Ilir II.

“Ia menjelaskan, ibadah Natal yang diikuti sekitar 260 hingga hampir 300 jemaat berjalan dengan lancar tanpa hambatan. Dukungan pengamanan dari TNI dan Polri, serta partisipasi aktif masyarakat sekitar gereja turut membantu kelancaran kegiatan, termasuk dalam pengaturan lalu lintas kendaraan jemaat.

“Peran TNI dan Polri sangat membantu, begitu juga masyarakat sekitar gereja yang ikut ambil bagian membantu kelancaran kendaraan jemaat. Ini menjadi satu hal yang harus terus kita tumbuhkan ke depan,” tambahnya.

“Lebih lanjut, Marny menegaskan bahwa gereja tidak dapat berdiri sendiri tanpa dukungan pemerintah dan masyarakat. Ia berharap semangat kebersamaan ini tidak hanya hadir saat perayaan Natal, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari dan berbagai kegiatan sosial lainnya.

“Harapan kami, kebersamaan seperti ini terus tumbuh, tidak hanya saat Natal, tetapi juga dalam kegiatan keseharian. Ketika saudara-saudara Muslim merayakan hari rayanya, kami juga ingin ambil bagian dan melakukan hal yang bisa kami lakukan sebagaimana mereka telah menolong kami,” tuturnya.

“Ia juga berharap, melalui pemberitaan dan informasi yang disampaikan kepada publik, nilai-nilai toleransi yang terjaga di GPIB Penilaian Palembang, Kecamatan Ilir II, dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi wilayah lain, baik di Kota Palembang, Sumatera Selatan, hingga tingkat nasional.

“Kehidupan toleransi dan keberagaman di sini berjalan sangat baik. Semoga ini bisa diketahui dan diteruskan ke tempat-tempat lain,” pungkasnya.

(kur)