BANYUWANGI || PratamaNews.com || Sebuah kisah memilukan terungkap dari RT 2 RW 3, Lingkungan Karanganom, Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi. Seorang warga bernama Suprayitno 38 terpaksa menjalani hidupnya di atas sebuah gerobak akibat kondisi fisiknya yang mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya. Kondisi ini membuat pria tersebut tidak mampu beraktivitas secara normal dan harus bergantung pada belas kasihan orang-orang di sekitarnya. (22/01/2026)
Kehidupan Suprayitno semakin berat karena ia harus tinggal bersama anaknya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar kelas 2. Sang anak yang seharusnya menikmati masa kecilnya dengan bermain dan belajar, kini harus ikut menanggung beban kehidupan yang begitu berat bersama ayahnya. Kondisi ekonomi keluarga yang sangat memprihatinkan membuat mereka tidak memiliki tempat tinggal yang layak.
Penderitaan keluarga ini tidak berhenti di situ. Ayah dari Suprayitno juga mengalami kebutaan yang membuatnya tidak bisa membantu kondisi keluarga. Sementara itu, ibu Suprayitno hanya bisa bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu. Hasil jerih payah sang ibu sebagai buruh serabutan tentu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari keluarga yang sedang dalam kondisi sulit tersebut.
Kabar tentang kondisi memprihatinkan keluarga Suprayitno ini akhirnya sampai ke telinga pemerintah setempat. Laporan dari warga sekitar dan staf kelurahan menjadi pintu masuk informasi ini hingga ke Bu Lurah Karang Rejo. Berbagai pihak yang mengetahui kondisi ini merasa prihatin dan berharap ada penanganan serius dari pemerintah setempat.
Bu Lurah Kelurahan Karang Rejo yang baru menjabat selama 3 bulan memberikan respons serius terhadap kondisi ini. Meski baru sebentar memimpin kelurahan, beliau langsung turun tangan setelah menerima laporan dari warga dan staf kelurahan mengenai kondisi keluarga Suprayitno. Sikap tanggap dan peduli dari pemimpin baru ini patut diapresiasi.
Susi selaku Kepala Kelurahan Karang Rejo menyatakan komitmennya untuk membantu keluarga Suprayitno. “Kami akan mengupayakan Bapak Suprayitno bisa mendapatkan penanganan kesehatan dan bantuan lainnya,” ujar Susi. Pernyataan ini menunjukkan keseriusan pemerintah kelurahan dalam menangani permasalahan sosial yang ada di wilayahnya.
Saat ini, berbagai upaya sedang dilakukan untuk mengupayakan bantuan dari segala unsur institusi yang terkait dengan permasalahan sosial. Koordinasi antar lembaga terus dijalin agar keluarga Suprayitno bisa segera mendapatkan pertolongan yang dibutuhkan. Penanganan kesehatan menjadi prioritas utama mengingat kondisi kelumpuhan yang dialami Suprayitno.
Di samping upaya dari pihak kelurahan, peran serta Dinas Sosial dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi juga sangat diharapkan dapat mengupayakan bantuan dengan segera. Sinergi antara pemerintah kelurahan, dinas terkait, dan pemerintah kabupaten menjadi kunci untuk memberikan solusi komprehensif bagi keluarga ini. Bantuan tidak hanya berupa penanganan kesehatan, tetapi juga kebutuhan tempat tinggal dan pendidikan bagi anak Suprayitno.
Kisah keluarga Suprayitno ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa masih banyak saudara kita yang membutuhkan uluran tangan. Kepedulian dan respons cepat dari Bu Lurah Karang Rejo patut menjadi contoh bagi pemimpin lainnya dalam menangani permasalahan sosial di masyarakat. Semoga dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, keluarga Suprayitno bisa segera mendapatkan bantuan yang layak dan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.( Redaksi)



