Pemudapancasila – JOMBANGKAB – Komitmen Kabupaten Jombang dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup kembali membuahkan hasil membanggakan di tingkat provinsi hingga nasional. Bupati Jombang H. Warsubi, S.H., M.Si., menerima para pejuang lingkungan dalam audiensi dan penyerahan penghargaan di Ruang Tamu Swagata Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (27/1) pagi.
Audiensi tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Dra. Wor Windari, M.Si., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Miftahul Ulum, S.T., M.Si., para kepala desa, kepala sekolah, pimpinan pondok pesantren, serta pegiat lingkungan penerima penghargaan.
Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Bupati Warsubi menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh elemen masyarakat yang konsisten menjaga ekosistem lingkungan. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil nyata dari kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, pesantren, desa, dan masyarakat.
Di tingkat nasional, Kabupaten Jombang meraih Penghargaan Program Kampung Iklim (ProKlim) Lestari, penghargaan tertinggi yang diberikan kepada RW III Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan Jombang. Sementara itu, Penghargaan ProKlim Utama diraih oleh Dusun Kandangan Desa Carangrejo Kecamatan Kesamben, Dusun Kopensari Desa Rejoagung Kecamatan Ploso, serta Dusun Made Desa Made Kecamatan Kudu.
Prestasi juga ditorehkan sektor pendidikan melalui Penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri yang diberikan kepada SMP Negeri 1 Mojowarno, Kecamatan Mojowarno, dan SMP Ahmad Wahid Hasyim Tebuireng, Desa Cukir, Kecamatan Diwek. Selain itu, Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional diraih oleh SD Negeri Losari, Desa Losari Kecamatan Ploso, SMP Negeri 1 Kudu Kecamatan Kudu, MTs Negeri 17 Jombang Kecamatan Diwek, MTs Negeri 11 Jombang Kecamatan Sumobito, MTsS Salafiyah Syafi’iyah Desa Bandung Kecamatan Diwek, serta MAN 7 Jombang Kecamatan Kabuh.
Di tingkat Provinsi Jawa Timur, Jombang kembali mengukir prestasi melalui Penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi Tahun 2025 yang diraih oleh SMP Negeri 1 Mojoagung dan SMP Negeri 2 Mojoagung Kecamatan Mojoagung, SMP Negeri 2 Diwek Kecamatan Diwek, SD Negeri Kayangan 1 Desa Kayangan Kecamatan Diwek, MTs Negeri 7 Jombang Kecamatan Megaluh, MTs Mambaul Ulum Murukan Desa Murukan Kecamatan Mojoagung, serta MTs Miftahul Ulum Jarak Kulon Desa Jarak Kulon Kecamatan Jogoroto.
Selain itu, penghargaan Eco Pesantren diberikan kepada Pondok Pesantren Al-Khodijiyyah sebagai Kategori Rintisan Tahun 2024, serta Pondok Pesantren Babussalam sebagai Kategori Pratama Tahun 2025. Penghargaan Pelestari Fungsi Lingkungan Hidup (PFLH) Tahun 2025 kategori Pembina Lingkungan dianugerahkan kepada Hj. Maftuhah Mustiqowati.
Pada kategori Desa Berseri Tahun 2025, Desa Carangrejo Kecamatan Kesamben meraih Tingkat Madya, sementara Desa Rejoagung Kecamatan Ploso memperoleh Tingkat Pratama.
Bupati Warsubi menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga keberlanjutan lingkungan. Ia berharap OPD terkait, khususnya Disdikbud dan DLH, terus melakukan pendampingan dan pembinaan agar inovasi lingkungan di Kabupaten Jombang semakin berkembang.
“Terima kasih atas ikhtiar dan kerja keras seluruh pihak. Semoga upaya menjaga alam ini memberikan manfaat nyata bagi keberlanjutan dan keselamatan generasi mendatang,” pungkasnya.
Siti Zulaikah




