Pratamanews.Com – Blitar – Seorang pelajar berinisial CAP (19), warga Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Kenari, Kota Blitar, pada Sabtu (29/3/2025) sekitar pukul 01.30 WIB.
Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar, mengungkapkan bahwa korban mengendarai sepeda motor dari arah selatan ke utara dengan kecepatan cukup tinggi. Saat melintas di lokasi kejadian, sepeda motor yang dikendarai korban diduga mengalami selip sehingga kehilangan kendali dan langsung terjatuh.
“Korban tidak bisa mengendalikan kendaraannya setelah mengalami selip. Sepeda motor yang dikendarainya kemudian menabrak pohon di pinggir jalan dengan cukup keras,” ujar Iptu Samsul.
Benturan yang cukup kuat menyebabkan korban mengalami luka serius. Dari hasil pemeriksaan di lokasi, korban mengalami cedera parah di bagian kepala dan tubuhnya. Saat petugas kepolisian serta warga sekitar datang untuk memberikan pertolongan, korban sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri. Setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Lebih lanjut, Iptu Samsul menduga bahwa penyebab kecelakaan ini adalah kecepatan tinggi serta kurangnya konsentrasi dari korban saat berkendara. Kondisi jalan yang mungkin sedikit licin juga bisa menjadi faktor yang memperburuk situasi.
“Melihat kondisi di lokasi, ada kemungkinan korban kurang berkonsentrasi saat berkendara. Kecepatan tinggi juga menjadi faktor utama yang membuat korban kehilangan kendali,” tambahnya.
Selain itu, Samsul juga menyebutkan bahwa kejadian ini terjadi pada dini hari, saat kondisi jalan cenderung sepi. Beberapa pengendara sering kali terlena dengan situasi ini dan meningkatkan kecepatan tanpa memperhatikan kondisi jalan di depannya.
Usai kejadian, pihak kepolisian segera mengamankan sepeda motor korban ke Polsek Sananwetan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
“Kami telah menghubungi pihak keluarga korban. Mereka sangat terpukul dengan kejadian ini. Kami juga mengingatkan agar keluarga tetap tabah menghadapi musibah ini,” kata Samsul.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengendara, terutama para pelajar dan anak muda, agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama pada malam hari atau dini hari. Kesadaran dalam berkendara sangat penting untuk mencegah kecelakaan yang bisa merenggut nyawa.
“Kami mengingatkan agar masyarakat selalu mematuhi aturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan, dan tidak mengendarai motor dengan kecepatan tinggi, terutama saat jalanan sedang sepi,” pungkasnya.
[Lfa/4R]




