Pratamanews.Com – Batu – Operasi pencarian dan penyelamatan korban longsor di kawasan Cangar, Kota Batu, dihentikan sementara sejak pukul 17.10 WIB, Kamis (3/4/2025). Penghentian sementara ini dilakukan akibat cuaca hujan deras serta kondisi tanah yang gembur di lokasi kejadian.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Yo’ie Afrida Sosetyo Djati, menyatakan bahwa operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada Jumat (4/4/2025) pagi, mulai pukul 07.00 WIB. Tim yang dikerahkan berjumlah 150 personel dengan dukungan dua posko utama yang akan disiapkan di sekitar lokasi kejadian.

“Dengan mempertimbangkan faktor keselamatan tim SAR serta kondisi lapangan yang tidak memungkinkan, pencarian korban longsor di Cangar kami hentikan sementara sore ini. Besok pagi akan kembali dilanjutkan dengan dukungan personel dan peralatan yang lebih siap,” ujar Yo’ie Afrida.

Hingga saat ini, jumlah korban terdampak masih dalam pendataan oleh petugas. Beberapa warga yang selamat telah dievakuasi ke tempat aman, sementara tim penyelamat masih berupaya menemukan korban yang diduga tertimbun material longsor.

BPBD dan tim gabungan telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk meminimalkan risiko bencana lanjutan. Salah satunya adalah dengan melakukan pemetaan ulang terhadap titik-titik rawan di sepanjang jalur Batu-Cangar serta memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada.

“Masyarakat diharapkan untuk tidak melintasi jalur Batu-Cangar sampai situasi benar-benar aman. Hindari pula berada di dekat tebing atau berteduh di bawah pohon serta papan reklame karena potensi longsor susulan dan pohon tumbang masih ada,” tambahnya.

Longsor di Cangar ini terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak Rabu malam (2/4/2025). Struktur tanah yang labil serta intensitas hujan tinggi menjadi faktor utama pemicu bencana ini. Beberapa saksi mata melaporkan bahwa longsor terjadi secara tiba-tiba, menyebabkan beberapa kendaraan dan warga yang melintas terjebak dalam material tanah yang ambrol dari tebing.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, serta relawan terus berkoordinasi untuk mempercepat proses evakuasi dan penyelamatan korban. Alat berat juga telah dikerahkan guna membantu pembersihan material longsor yang menutup akses jalan di kawasan tersebut.

Pemerintah Kota Batu bersama BPBD setempat juga telah menyiapkan posko darurat untuk menampung warga yang terdampak. Diharapkan dengan cuaca yang lebih baik esok hari, operasi pencarian dapat berjalan lebih optimal dan korban dapat segera ditemukan.

Sementara itu, masyarakat diminta untuk tetap mengikuti perkembangan informasi dari pihak berwenang dan tidak menyebarkan berita yang belum terverifikasi. Upaya bersama antara petugas dan masyarakat sangat diperlukan untuk menangani bencana ini dengan lebih efektif.

Hingga berita ini ditulis, proses pencarian dan penyelamatan masih menjadi prioritas utama tim di lapangan. Informasi lebih lanjut akan terus diperbarui sesuai dengan perkembangan situasi di lokasi kejadian.

[FLa]