Pratamanews.Com – Banyuwangi – Sebuah pohon trembesi berukuran besar tumbang di depan Pendopo Balai Desa Sempu, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, setelah diterjang angin kencang pada Rabu (19/03/2025) siang. Pohon dengan diameter sekitar 2 meter itu tercerabut dari akarnya dan menimpa atap Masjid Al Amin serta sebuah truk tangki pengangkut air yang tengah melintas.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB ketika angin kencang melanda wilayah Desa Sempu dan sekitarnya. Menurut kesaksian warga, angin berembus kencang disertai suara gemuruh selama beberapa menit sebelum akhirnya pohon besar itu roboh.
Kesaksian Warga: Peristiwa Terjadi Begitu Cepat
Prasasto Yuwono (34), salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian, mengaku terkejut dengan tumbangnya pohon tersebut.
“Sekitar lima sampai sepuluh menit angin terdengar suara gemuruh disertai angin kencang. Tau-tau pohon di depan balai desa sudah ambruk,” ujar Prasasto.
Pohon yang dipenuhi ganggang itu jatuh melintang di jalan, menghantam satu unit truk tangki bernomor polisi P-9984-UR. Tidak hanya itu, dahan-dahan pohon juga menimpa atap Masjid Al Amin yang berada tepat di depannya.
Akibatnya, bagian atap masjid yang terbuat dari besi dan baja ringan mengalami kerusakan cukup parah pada sisi baratnya. Tak hanya itu, sebuah tiang telepon yang berada di dekat lokasi kejadian juga ikut tertimpa, menyebabkan gangguan pada jaringan telekomunikasi di sekitar area tersebut.
Akses Jalan Lumpuh, Lalu Lintas Dialihkan
Tumbangnya pohon besar itu juga mengakibatkan akses jalan utama menuju dan dari Stasiun Kalisetail Sempu lumpuh total. Kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, terpaksa dialihkan melalui jalur alternatif hingga proses evakuasi selesai.
Anggota Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Sektor Genteng bersama warga setempat langsung bergerak cepat mengevakuasi pohon yang melintang di tengah jalan.
“Upaya evakuasi tumbangnya pohon menggunakan gergaji mesin, termasuk satu unit bantuan dari warga,” ujar Koordinator Damkarmat Sektor Genteng, Sutikno.
Proses evakuasi berlangsung selama sekitar satu jam. Petugas dan warga bekerja sama memotong batang pohon menjadi beberapa bagian agar lebih mudah dipindahkan dari badan jalan.
“Selama proses evakuasi berjalan lancar dan tidak ada kendala berarti. Setelah pohon berhasil dipindahkan, jalan sudah bisa dilalui kembali,” tambah Sutikno.
Tak Ada Korban Jiwa, Kerusakan Terjadi pada Bangunan dan Kendaraan
Beruntung, dalam insiden ini tidak ada korban jiwa. Sopir truk tangki yang tertimpa pohon berhasil selamat, sementara kendaraannya hanya mengalami lecet ringan.
Selain itu, meski mengalami kerusakan pada bagian atap, Masjid Al Amin tetap bisa digunakan untuk beribadah. Namun, plang nama masjid yang ikut tertimpa pohon mengalami kerusakan dan perlu diganti.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk lebih waspada terhadap cuaca ekstrem yang kerap melanda wilayah Banyuwangi, terutama saat musim penghujan dan angin kencang.




