BANYUWANGI  || Pratama News.Com || (22/03/ 2025)  Ribuan warga dan wisatawan memadati jalan-jalan utama di Purwoharjo untuk menyaksikan Parade Budaya Ogoh-Ogoh, Pawai ini menampilkan berbagai ogoh-ogoh—patung raksasa berwujud menyeramkan yang melambangkan sifat buruk atau Bhuta Kala.

 

parade berlangsung meriah dengan puluhan ogoh-ogoh berukuran besar diarak oleh para pemuda banjar. Setiap banjar berlomba menampilkan kreativitas mereka dalam membuat ogoh-ogoh dengan desain yang semakin megah dan detail setiap tahunnya.

 

Beberapa ogoh-ogoh mengusung tema “MANAVASEVA MADHAVASEVA MENUJU INDONESIA EMAS 2045”,

 

Wabub Banyuwangi, Ir. H. Mujiono, M. Si dalam sambutannya, mengapresiasi semangat masyarakat dalam melestarikan tradisi ini. “Parade ogoh-ogoh bukan sekadar hiburan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga keseimbangan alam dan spiritual.

 

Ini adalah warisan budaya yang harus terus kita lestarikan,” ujarnya.

 

Setelah diarak keliling desa atau kota, ogoh-ogoh tersebut akan dibakar sebagai simbol pembersihan diri dan pengusiran roh jahat menjelang Hari Raya Nyepi. Perayaan ini menjadi daya tarik wisata dan sarana edukasi bagi generasi muda tentang pentingnya menjaga adat dan budaya Banyuwangi.

 

Dengan berlangsungnya parade ini, Umat Hindu Banyuwangi bersiap menyambut Hari Raya Nyepi dengan penuh ketenangan, refleksi, dan harapan baru.

 

Acara ini juga di hadiri oleh anggota dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten Banyuwangi Patemo, S.H serta,Forpimka purwoharjo,kesbangpol serta beberapa tokoh agama dari Nasrani yang di wakil oleh ketua umum BAMAG kabupaten Banyuwangi, Pdt Anang sugeng, Pdt. Petrus Junaydi dari BAMAG kecamatan, Purwoharjo.serta tokoh masyarakat yang lainnya.

 

Tarmuji Ketua panitia parede budaya ogoh ogoh 2025, dalam sambutannya menyampaikan

“mari kita terus menjaga dan melestarikan budaya warisan leluhur, tetap menjunjung tinggi rasa persaudaraan, serta menjadikan momentum ini sebagai ajang refleksi diri menuju kehidupan yang lebih baik”.

 

“Kami juga mengimbau agar pawai ini berlangsung dengan tertib, aman, dan tetap menjaga nilai-nilai kesakralan yang terkandung dalam tradisi ini”.

 

Akhir kata, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan acara ini. Semoga acara ini berjalan dengan lancar dan membawa berkah bagi kita semua.pungkasnya. (Tim)