Pratamanews.com – Banyuwangi – Sebuah mobil yang berisikan keluarga asal Jember tersesat di jalur lintas selatan hingga masuk ke area perkebunan Kendenglembu, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, akibat mengikuti petunjuk Google Maps. Kejadian ini berlangsung pada Rabu (2/4/2025) dini hari, saat mereka dalam perjalanan menuju rumah saudara di Kecamatan Pesanggaran untuk merayakan Lebaran.

Mobil minibus yang dikendarai Jamilul Huda, warga Kelurahan Jumerto, Kecamatan Patrang, Jember, awalnya melintas di jalur Gumitir. Namun, setelah keluar dari jalur tersebut, mereka memilih rute alternatif berdasarkan panduan Google Maps. Sayangnya, jalan yang dikira sebagai jalur pintas justru berakhir buntu.

Saat hendak berbalik arah, mobil malah terperosok ke dalam parit karena kondisi jalan yang sempit dan gelap. Kesulitan untuk kembali ke jalur utama, mereka akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.

Koordinator Damkarmat Sektor Genteng, Sutikno, membenarkan kejadian tersebut. “Mereka menggunakan Google Maps untuk mencari rute tercepat ke Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran. Namun, mereka justru tersesat ke perkebunan Kendenglembu, tepatnya sebelum wisata Doesoen Kakao,” ujarnya.

Sutikno menambahkan bahwa mobil tersebut sebenarnya berangkat bersama dua kendaraan lain menuju Pesanggaran. Namun, kendaraan yang dikemudikan Jamilul Huda terpisah dari rombongan dan akhirnya hanya mengandalkan Google Maps untuk melanjutkan perjalanan.

“Sesampainya di Kecamatan Glenmore, mereka masuk ke jalur kanan dan lurus ke area perkebunan. Dikira jalan alternatif, ternyata buntu. Karena kondisi sekitar sepi, gelap, dan jauh dari pemukiman, mereka kemudian menghubungi layanan darurat Damkar Banyuwangi untuk meminta pertolongan,” jelasnya.

Beruntung, petugas Damkar segera merespons dan membantu mengevakuasi kendaraan agar bisa kembali ke jalur utama. Kejadian ini menjadi pengingat bagi para pengendara agar lebih berhati-hati dalam menggunakan aplikasi navigasi, terutama saat melintas di daerah yang minim penerangan dan jauh dari pemukiman.

 

[4R]