Pratamanews.Com – Banyuwangi – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Wiroguno, tepatnya di tikungan leter S Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, pada Jumat pagi (25/4) sekitar pukul 07.30 WIB. Sebuah truk bermuatan sembako tergelincir dan terjun ke sungai di sisi jalan setelah pengemudi kehilangan kendali akibat mengantuk.
Kapolsek Tegalsari IPTU Ahmad Rudi membenarkan peristiwa tersebut dan mengatakan bahwa sopir truk, Nor Arga Yoan Firmansyah, warga Kabupaten Pasuruan, berhasil selamat tanpa mengalami luka serius.
“Truk mengalami oleng dan keluar dari jalur hingga masuk ke parit atau sungai kecil di pinggir jalan. Sopir mengaku sempat tertidur saat melintasi tikungan,” jelas IPTU Rudi.
Truk tersebut diketahui berangkat dari wilayah Gempol, Pasuruan, dan sedang dalam perjalanan menuju Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Saat memasuki kawasan tikungan leter S yang dikenal cukup rawan dan menurun, pengemudi diduga kelelahan dan tidak mampu menjaga konsentrasi. Dalam kondisi mengantuk, kendaraan keluar jalur dan akhirnya tergelincir ke kiri hingga terjun ke sungai.
Dua orang warga sekitar, Sugiman (45) dan Budi (28), yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, menjadi saksi mata peristiwa tersebut. Mereka melihat langsung truk tersebut hilang kendali dan jatuh ke sungai. Tanpa menunggu lama, keduanya segera memberikan pertolongan kepada sang sopir.
“Kami mendengar suara keras, lalu melihat truk itu sudah ada di bawah, di sungai. Untung sopirnya sadar dan bisa keluar sendiri,” kata Sugiman kepada wartawan.
Kendati tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, kecelakaan ini mengakibatkan kerusakan cukup parah pada kendaraan. Bagian depan dan belakang truk terlihat penyok dan beberapa bagian rangka mengalami patah. Pihak berwenang memperkirakan total kerugian material akibat kejadian ini mencapai sekitar Rp 5 juta.
Petugas dari Polsek Tegalsari bersama warga setempat sempat melakukan evakuasi terhadap truk dan mengatur lalu lintas di sekitar lokasi untuk mencegah kemacetan.
Menanggapi kejadian ini, pihak kepolisian kembali mengingatkan seluruh pengendara, khususnya pengemudi kendaraan berat atau barang, untuk selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan. Perjalanan jarak jauh yang melewati jalur rawan seperti tikungan dan jalan menurun membutuhkan konsentrasi penuh.
“Jangan memaksakan diri untuk terus mengemudi jika kondisi tubuh lelah atau mengantuk. Lebih baik istirahat sejenak demi keselamatan bersama,” tegas IPTU Ahmad Rudi.
Hingga berita ini ditulis, truk masih dalam proses evakuasi menggunakan alat berat yang didatangkan oleh pemilik armada.
[4R]




