NTB   || PratamaNews.com || Timor Tengah Selatan (TTS) – pratamanews.com. Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, Wakil Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Wamendiktisaintek). Prof, Stela Christie, melakukan kunjungan kerja (kungker) ke Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa, 01/07/2025. Kunjungan ini juga diisi dengan acara penyerahan sertifikat lahan SMA Unggul Garuda.

 

Penyerahan sertifikat lahan ini disaksikan oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Pimpinan Komisi X DPR RI, Kejaksaan Negeri TTS, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) NTT, dan Kantor Pertanahan BPN TTS. Proses penyerahan sertifikat lahan ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu:

 

1. Serah terima dari Kepala Kantor Tanah kepada Bupati TTS.

2. Serah terima dari Bupati TTS kepada Gubernur NTT.

3. Serah terima dari Gubernur NTT kepada Wamendiktisaintek, Prof. Stella Christie.

 

Dalam sambutannya, Prof. Stella menegaskan bahwa SMA Unggul Garuda adalah salah satu dari delapan program terbaru presiden, yang telah memiliki visi yang jelas tentang bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia Timur, dengan memberikan akses kepada seluruh putra-putri bangsa terbaik di seluruh pelosok Indonesia.

 

“SMA Unggul Garuda adalah salah satu dari delapan program terbaru presiden, yang telah memiliki visi yang jelas tentang bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia Timur. Untuk itu, kita patut berbangga karena pembangunan SMA Unggul Garuda yang dibangun di Kabupaten TTS ini ditunjuk langsung oleh Presiden sendiri,” ungkapnya.

 

Wamen Kemendikti Saintek RI ini juga mengatakan bahwa lahan yang menjadi lokasi sekolah unggulan garuda ini seluas 20 hektar lebih dan akan dipakai 2,06 hektar untuk pembangunan fasilitas sekolah. Dengan total anggaran sebesar Rp, 233 miliar, Prof, Stella berharap proses pembangunan dan pelaksanaan sekolah unggul ini kedepan dapat menjadi pertumbuhan ekonomi lokal di TTS dan dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal. (Ady)