Pratamanews.com – JOMBANG – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di perempatan Sambong, Jombang, Jumat (3/10/2025) dini hari. Insiden melibatkan minibus Elf berisi rombongan jamaah manaqib asal Bojonegoro dengan sebuah truk boks Hino.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.15 WIB saat arus lalu lintas terpantau lengang. Diduga sopir Elf, Pasimin (68), kurang memperhatikan rambu lalu lintas dan nekat menerobos lampu merah. Akibatnya, kendaraan yang ia kemudikan menabrak truk boks Hino bernopol B 9347 BXS yang melaju dari arah barat ke timur.

Elf dengan nomor polisi S 7759 A itu melaju kencang dari arah selatan ke utara. Benturan keras tak terhindarkan tepat di tengah simpang, menimbulkan suara dentuman yang terdengar hingga ke permukiman warga.

Dua saksi mata di lokasi, Istofah (62) dan M. Arifin (40), membenarkan bahwa Elf melaju saat lampu lalu lintas masih merah. “Mobil itu langsung menerobos padahal truk dari arah barat sudah jalan. Tabrakan cukup keras, penumpangnya banyak yang terluka,” kata Istofah.

Akibat kejadian tersebut, delapan penumpang Elf mengalami luka-luka. Sebagian besar korban merupakan warga lanjut usia asal Bojonegoro yang tengah dalam perjalanan kegiatan manaqib. Mereka yang terluka antara lain Wijiasih (60), Warimah (65), Ngaeran (65), Grito (56), Tamsih (49), Nur Ilma Amalia (11), Sukati (75), serta sopir Elf sendiri, Pasimin.

Seluruh korban segera dilarikan ke RSUD Jombang untuk mendapat penanganan medis. Beberapa korban harus menjalani rawat inap karena mengalami luka cukup serius, sedangkan lainnya dirawat jalan. Adapun sopir truk boks, Yulianto, dinyatakan selamat tanpa mengalami luka.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, membenarkan peristiwa tersebut. “Benar, telah terjadi laka lantas di simpang Sambong. Delapan orang mengalami luka, dan kasus ini sedang kami tangani,” ujarnya.

Kasus kecelakaan ini menjadi peringatan penting bagi pengguna jalan untuk selalu waspada dan mematuhi rambu lalu lintas, terlebih pada malam hari saat kondisi jalanan tampak sepi.

[Siti Zulaikah]