Pratamanews.com – JOMBANG – Semangat gotong royong masyarakat Kabupaten Jombang kembali terwujud nyata dalam aksi kemanusiaan nasional. Hari ini, Selasa (6/1), Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., secara resmi melepas keberangkatan tim relawan BAZNAS Kabupaten Jombang menuju wilayah terdampak bencana di Sumatera dan Aceh. Pelepasan yang berlangsung khidmat di Ruang Swagata Pendopo Kabupaten Jombang ini menandai dimulainya misi pendistribusian amanah masyarakat Jombang senilai lebih dari Rp1,1 Miliar.
Tim utusan yang diberangkatkan, Muhammad Malik Ibrahim dan Muhammad Lutfan Efendi, mengemban tugas untuk menyalurkan langsung bantuan tunai dan logistik hasil donasi dari berbagai lapisan masyarakat.
Sinergi Kolektif Masyarakat Jombang
Bupati Jombang mengapresiasi tinggi atas terkumpulnya dana bantuan yang mencapai Rp1.108.910.122. Angka tersebut merupakan gabungan dari dua sumber utama:
1. Donasi BAZNAS Jombang (Rp964.671.122): Merupakan akumulasi donasi dari perorangan, perusahaan, komunitas, serta sumbangsih para siswa-siswi mulai tingkat SD hingga SMA se-Kabupaten Jombang.
2. Donasi Kecamatan Bandarkedungmulyo (Rp144.239.000): Dihimpun dari tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga desa melalui koordinasi Camat serta Kepala Desa setempat.
Amanah dan Transparansi sebagai Prioritas
Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menegaskan bahwa penyaluran bantuan secara langsung oleh tim BAZNAS merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Jombang dalam menjaga transparansi.
”Bantuan ini bukan sekadar angka, melainkan wujud rasa persaudaraan dan amanah dari warga Jombang. Saya berpesan agar bantuan ini segera didistribusikan secara tepat sasaran demi membantu proses pemulihan saudara-saudara kita di Sumatera dan Aceh. Semoga menjadi keberkahan bagi para donatur dan manfaat bagi para penerima,” tutur Bupati Warsubi.
Turut hadir mendampingi Bupati dalam prosesi tersebut, Wakil Bupati Jombang Gus Salmanudin, Asisten Pemerintahan dan Kesra Purwanto, jajaran Kepala OPD terkait, serta Ketua BAZNAS Jombang Veri Rifdian Virdani beserta jajaran pengurus.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi penguatan nilai kemanusiaan dan sinergi antara pemerintah, lembaga amil zakat, serta masyarakat luas dalam menghadapi tantangan bencana di masa depan.
Siti Zulaikah




