PALEMBANG  || PratamaNews.com ||  Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI, Dyah Roro Esti Widya Putri mengunjungi sentra produksi UMKM Pempek Kerupuk & Kemplang Rizky,Kunjungan ini bertujuan untuk mendorong pelaku usaha lokal agar mengadopsi model penjualan digital, sehingga mampu bersaing di pasar nasional maupun mancanegara, dilaksanakan Pempek Kerupuk &

Kelempang Rizky, Jl. Ki HM Asyik No.56, 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang.

 

“Alhamdulillah kebetulan tadi kita mampir ke salah satu pelaku usaha UMKM yang kita sudah fasilitasi juga untuk bisa berjualan digital modern. Ada keripik, kerupuk, dan juga ada pempek,” ujar Dyah Roro Esti Widya Putri usai meninjau langsung proses produksi,kamis (16/04/2026).

 

“yang diwawancarai oleh awak media mengatakan jika peran pemerintah adalah terus mendorong UMKM agar naik kelas dan mendapatkan solusi atas kendala pemasaran di daerah,Ia menyebut jika produk unggulan asal Palembang ini bisa memiliki jangkauan yang lebih luas, termasuk potensi menembus pasar internasional melalui dukungan jaringan perwakilan dagang di berbagai negara.

 

“Dalam kesempatan yang sama, Wamendag RI juga meninjau ketersediaan produk UMKM tersebut yang telah berhasil menembus pasar ritel modern untuk menjangkau konsumen yang lebih luas,Dan sebagian dari produknya sudah berhasil masuk salah satu ritel di Palembang dan sekitarnya. Jadi ini bentuk nyata dari program kami dari Kementerian Perdagangan. Bukti bahwa kami selalu mendukung para pelaku usaha UMKM, baik yang mau berjualan untuk menyasar pasar nasional, maupun juga kami punya program yang berbeda khusus untuk pasar internasionalnya.

 

“Menurutnya, komitmen dari pengelola ritel modern sangat krusial dalam memberikan ruang bagi produk lokal yang berkualitas. Melalui sinergi dengan berbagai asosiasi ritel, pemerintah terus mendorong agar produk UMKM unggulan daerah mendapatkan tempat strategis guna meningkatkan omzet dan skala bisnis mereka.

 

“Penting sekali, jadi kami selalu menekankan betapa pentingnya komitmen dari retail modern untuk terus menampilkan produk-produk UMKM yang kualitasnya juga bagus, agar semakin banyak lagi yang kenal terhadap UMKM-UMKM unggulan dari masing-masing daerah.

 

“Sementara itu, Anak dari Pemilik UMKM, Dewi Yulianti mengungkapkan jika dirinya termotivasi atas masukkan positif yang diberikan oleh Wamendag RI,Alhamdulillah kita dapat motivasi dari Ibu Amin untuk kita bisa lebih maju lagi untuk retail modern.

 

“Tadi beliau memberi masukkan agar alat sarana dan prasarana untuk produksinya disuruh pakai mesin. Karena kita kan masih manual, masih menggunakan tangan untuk mengaduk pempeknya dan untuk motong-motong. Jadi dari Ibu disarankan dimodernisasi dengan mesin supaya lebih cepat,

Dirinya mengaku, jika semenjak hasil produksinya masuk ke ritel modern pendapatannya meningkat siginifkan.

 

“Untuk masuk ke retail itu sudah dari tahun 2012, dan alhamdulillah kita meningkat pendapatannya. Karena ada sekitar 400 sampai 554 gerai Alfamart di seluruh Sumbagsel,Ia berharap, usaha milik keluarganya kedepan bisa mendapat bantuan dari Pemerintah, seperti pemberian alat untuk produksi.

 

“Untuk sekarang belum ada bantuan. Mungkin ke depannya melalui dinas-dinas terkait akan ada bantuan ke UMKM seperti kami. Harapan kita bantuannya lebih nyata, misalnya ada bantuan mesin. Kalau bisa modernisasi, dari dinas memberikan kita mesin untuk pemotong otomatis untuk pempek atau mesin lainnya. (Ahmad)