PASURUAN || PratamaNews.com || Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti MI Nurul Ulum 53 Sebalong, Kecamatan Nguling, pagi ini. Di bawah naungan Yayasan Al Hasani, lembaga pendidikan ini sukses menggelar Tasyakuran Khotmil Qur’an Juz 30, sebuah momentum sakral yang menandai lahirnya generasi penjaga Al-Qur’an dari tanah Pasuruan.
Sebanyak enam santri terbaik dari Rumah Tahfidz Al Hasani resmi dinyatakan khatam hafalan Juz Amma (Juz 30). Keberhasilan ini bukan sekadar pencapaian akademis, melainkan bukti nyata dedikasi yayasan dalam mencetak generasi yang berkarakter islami dan Qur’ani. (12 Mei 2026)
Dengan wajah berseri dan balutan busana putih yang melambangkan kesucian niat, berikut adalah keenam peserta khotmil Qur’an yang berhasil menyelesaikan hafalannya:
1. Nazril Alfariq
2. Feri Hamdani
3. Khoirul Umam
4. Kamila Hasna Kamila
5. Farchah Najihah
6. Lailiyul Yusriya
Prosesi khataman berlangsung emosional saat para peserta melantunkan ayat-ayat suci secara fasih di hadapan orang tua dan para undangan.
Keberhasilan para santri ini tidak lepas dari tangan dingin seluruh jajaran dewan guru MI Nurul Ulum 53. Di bawah payung besar Yayasan Al Hasani Sebalong, para pendidik terus berkomitmen memberikan pendampingan intensif bagi setiap siswa untuk mencintai Al-Qur’an sejak dini.
“Ini adalah buah dari kesabaran dan istiqomah. Kami berharap cahaya Al-Qur’an yang mereka bawa hari ini akan menjadi kompas kehidupan mereka di masa depan,” ujar ustadzah Zuhriyah Kepala Sekolah di sela-sela acara.
MI Nurul Ulum 53 Sebalong merupakan lembaga pendidikan dasar di bawah Yayasan Al Hasani yang memadukan kurikulum formal dengan penguatan nilai-nilai religius melalui program Rumah Tahfidz Al Hasani.
Berlokasi di Dusun Tegalan Desa Sebalong Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, sekolah ini terus bertransformasi menjadi pusat pendidikan yang mengedepankan akhlakul karimah dan prestasi. Ipul Jatim




