BANYUWANGI |🌏 PratamaNews.com 🇮🇩 || Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Siliragung menggelar kegiatan sosialisasi mengenai penyakit cacar di SDN 5 Barurejo, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi.

 

Kegiatan tersebut diikuti oleh para siswa dan guru SDN 5 Barurejo dengan penuh antusias. Dalam sosialisasi, petugas kesehatan memberikan edukasi mengenai pengertian penyakit cacar, gejala yang perlu diwaspadai, cara penularan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, seperti rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan tubuh, tidak berbagi barang pribadi dengan orang lain, serta segera melapor kepada orang tua maupun guru apabila mengalami gejala penyakit.

 

Pihak Puskesmas Siliragung berharap melalui kegiatan edukasi tersebut, siswa dapat lebih memahami pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi kesehatan di lingkungan sekolah juga diharapkan dapat membantu mencegah penyebaran penyakit di kalangan siswa.

 

Kepala SDN 5 Barurejo menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, kerja sama antara sekolah dan tenaga kesehatan sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.

 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak. Dengan adanya sosialisasi dari petugas kesehatan, siswa mendapatkan pengetahuan secara langsung mengenai penyakit cacar dan bagaimana cara mencegah penularannya,” ujarnya.

 

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan interaktif. Para siswa diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan penyakit cacar dan cara menjaga kesehatan.

 

Melalui kegiatan ini, SDN 5 Barurejo bersama Puskesmas Siliragung terus mendorong tumbuhnya kesadaran hidup sehat sejak usia sekolah. Diharapkan pengetahuan yang diperoleh para siswa dapat diterapkan tidak hanya di sekolah, tetapi juga di lingkungan keluarga dan masyarakat.