Sidoarjo – Pratamanews.com – Satria FU Club Sidoarjo Independen (SCSI) terus membangun eksistensi sebagai wadah silaturahmi dan komunikasi bagi para pecinta sepeda motor Suzuki Satria FU di Kabupaten Sidoarjo.
Founder SCSI, Om Roy, mengatakan komunitas tersebut dibentuk bukan sekadar sebagai tempat berkumpul para pengguna Satria FU, tetapi juga menjadi wadah berbagi informasi, pengalaman, serta menjaga eksistensi Satria FU di tengah masyarakat.
“Komunitas ini bertujuan sebagai wadah silaturahmi para pecinta Satria FU, sekaligus tempat sharing berbagai hal terkait Satria. Banyak hal yang menyebabkan harga Satria turun di pasaran dan peminatnya juga menurun. Dengan adanya komunitas ini, kami berharap Satria FU bisa kembali berada di hati masyarakat,” ujar Om Roy.
Hal senada disampaikan Angga Setia Budi, salah satu perwakilan SCSI. Ia menjelaskan, saat ini komunitas tersebut beranggotakan sekitar 12 orang dan terbuka bagi para pecinta Satria FU yang ingin bergabung.
“Kami saat ini berjumlah 12 orang dan ke depan mudah-mudahan bisa semakin banyak. Kami bukan sekumpulan geng motor yang hanya kebut-kebutan di jalan atau komunitas yang tidak taat terhadap aturan lalu lintas,” tegas Angga.
Menurutnya, SCSI ingin membangun citra komunitas motor yang positif, mengedepankan kebersamaan, tertib berlalu lintas, serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Satria FU Club Sidoarjo Independen atau SCSI sendiri bersekretariat di wilayah Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo.
Pertemuan anggota SCSI digelar pada Jumat (7/8/2026) di Kafe Famous, Bareng Krajan, Kecamatan Krian. Selain menjadi ajang silaturahmi dan berdiskusi mengenai komunitas, pertemuan tersebut juga diisi dengan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Indonesia melawan Singapura dalam ajang Piala AFF.

Dalam kesempatan tersebut, Sony Gimbal, salah satu tokoh pemuda Krian, turut hadir dan memberikan motivasi kepada para anggota komunitas. Ia menyampaikan pentingnya membangun komunitas motor yang memiliki kegiatan positif, menjaga solidaritas antaranggota, serta menjadi contoh dalam tertib berlalu lintas.
“Komunitas motor jangan hanya dikenal karena kendaraannya, tetapi juga harus mampu menunjukkan kegiatan positif. Jaga kekompakan, saling mengingatkan dalam keselamatan berkendara, dan tunjukkan bahwa komunitas motor juga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesan Sony.
Sementara itu, Fauzan yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan informasi mengenai rencana Pemerintah Kabupaten Sidoarjo di bawah kepemimpinan Bupati Sidoarjo yang berencana membangun sirkuit di wilayah Sedati.
Menurutnya, keberadaan sirkuit nantinya dapat menjadi ruang yang positif bagi para pecinta otomotif dan komunitas motor untuk menyalurkan hobi maupun bakatnya secara aman dan terarah.
Dengan adanya wadah seperti SCSI, diharapkan para pecinta Satria FU tidak hanya dapat mempererat tali persaudaraan, tetapi juga mampu ikut membangun citra positif komunitas otomotif di Kabupaten Sidoarjo.
Komunitas pun berharap ke depan semakin banyak pengguna Satria FU yang bergabung, sehingga semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap Satria FU dapat terus berkembang di tengah masyarakat.
[AP]






