Pratamanews.Com – Gresik – Pemain voli putri kebanggaan Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, resmi bergabung dengan tim Petrokimia Gresik dalam lanjutan kompetisi Proliga 2025. Kehadirannya langsung mengguncang dunia voli tanah air, mengingat statusnya sebagai salah satu atlet voli termahal dan paling berprestasi yang pernah dimiliki Indonesia.
Kepastian bergabungnya Megawati yang dijuluki “Megatron” dengan tim Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (GPPI), diumumkan secara resmi oleh pihak klub. Sang pemain sendiri membenarkan bahwa ia telah menerima tawaran tersebut usai menyelesaikan kontraknya bersama klub Daejeon Red Sparks di Korea Selatan.
“Setelah kontrak saya dengan Red Spark Korea Selatan selesai, tawaran dari Petro memang sudah ada jauh-jauh hari,” ujar Megawati, Kamis (17/4). “Memang saya yang minta agar tidak dipublish dulu. Saya juga meminta pihak tim untuk merahasiakan sebelum hari H launching.”
Keputusan Megawati untuk memilih Petrokimia Gresik sebagai pelabuhan berikutnya dalam karier profesionalnya tak lepas dari faktor kenyamanan dan kedekatan personal. Selain karena klub ini adalah tempat awal ia meniti karier voli profesional, Mega juga menyebut banyak pemain dalam tim yang sudah akrab dengannya. Hal ini dinilai penting untuk mempercepat proses adaptasi di lapangan.
“Banyak teman saya di sana, itu akan membuat adaptasi saya dengan tim lebih cepat,” jelasnya.
Megawati menandatangani kontrak dengan GPPI melalui agennya, meski ia enggan menyebutkan nilai kontrak tersebut. Namun yang menarik, sang atlet hanya dikontrak untuk bermain selama satu bulan, tepatnya untuk memperkuat tim dalam fase Final Four hingga Grand Final Proliga 2025.
“Saya main di Petrokimia Gresik hanya satu bulan aja kok,” ucapnya sambil tertawa lepas.
Saat ini, Megawati sedang dalam proses pemulihan cedera betis yang ia alami. Ia juga mengatakan bahwa dirinya akan mulai bergabung ke mess Petrokimia Gresik mulai Senin depan.
“Di sana saya tinggal di mess yang disediakan Petrokimia. Tapi saat ini saya masih akan fokus pemulihan cidera betis dan menikmati waktu bersama keluarga,” pungkasnya.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, menyampaikan bahwa kehadiran Megawati di tubuh GPPI merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memajukan olahraga voli nasional. Ia juga berharap bergabungnya Megatron dapat meningkatkan kualitas dan daya tarik kompetisi Proliga secara keseluruhan.
“Petrokimia Gresik sebagai anggota holding Pupuk Indonesia memiliki komitmen kuat memajukan olahraga voli nasional. Kami pun mengapresiasi langkah PBV Petrokimia Gresik yang merupakan binaan perusahaan, gerak cepat menghadirkan Megawati di GPPI. Ini akan menjadikan pertandingan Proliga semakin menarik,” kata Dwi Satriyo dalam konferensi pers di Gresik, Rabu (16/4).

Keputusan GPPI untuk merekrut Megawati diyakini akan memperkuat lini serang tim. Ketua Perkumpulan Bola Voli Petrokimia Gresik, Koko Sudiro, menyebut pengalaman Megawati di kancah internasional sangat penting untuk membawa GPPI ke tangga juara.
“Dengan kehadiran Megawati di tim GPPI, kami semakin optimis bisa meraih gelar juara, seperti yang kami targetkan sejak awal kompetisi Proliga ini digelar,” ujar Koko.
Namun, Koko juga menegaskan bahwa kondisi fisik Megawati masih dalam pantauan tim medis. Ia telah menjalani pemeriksaan MRI, dan keikutsertaannya dalam pertandingan akan sangat bergantung pada rekomendasi medis.
Sebelum kembali ke Indonesia, Megawati baru saja menyelesaikan musim yang sangat gemilang bersama Daejeon Red Sparks di V-League Korea Selatan. Ia berhasil membawa timnya mencapai partai final untuk pertama kalinya dalam 13 tahun terakhir. Tak hanya itu, ia juga mencatatkan prestasi individu membanggakan sebagai peraih penghargaan Most Valuable Player (MVP) sebanyak tiga kali sepanjang musim.
Di tengah prestasi luar biasanya itu, Megawati memutuskan untuk kembali ke tanah air demi lebih dekat dengan ibundanya yang tinggal di Jember, Jawa Timur.
PBV Petrokimia Gresik mengumumkan bahwa Megawati akan memperkuat GPPI mulai dari babak Final Four hingga Grand Final Proliga 2025. Laga Final Four Proliga tahun ini akan digelar dari tanggal 17 April hingga 4 Mei di tiga kota berbeda, yaitu Kediri, Solo, dan Semarang.
Di babak ini, GPPI dijadwalkan melakoni enam pertandingan, yakni:
18 April: GPPI vs Jakarta Popsivo Polwan (Kediri)
19 April: GPPI vs Jakarta Pertamina Enduro (Kediri)
24 April: GPPI vs Jakarta Electric PLN (Semarang)
26 April: GPPI vs Jakarta Popsivo Polwan (Semarang)
2 Mei: GPPI vs Jakarta Pertamina Enduro (Solo)
3 Mei: GPPI vs Jakarta Electric PLN (Solo)
Sementara Grand Final akan digelar di Yogyakarta pada 10 dan 11 Mei 2025.
Dengan agenda padat dan lawan-lawan tangguh, kehadiran Megawati dinilai menjadi suntikan tenaga dan semangat tersendiri bagi GPPI. Bahkan, tak sedikit pihak yang mulai menjagokan GPPI sebagai kandidat kuat juara tahun ini.
Terpisah, Megawati mengaku senang bisa kembali memperkuat tim GPPI, yang pernah menjadi bagian awal dari kariernya. Selain faktor kedekatan dengan keluarga, Megawati juga mengaku memiliki kedekatan emosional dengan tim asal Gresik tersebut.
“Terima kasih diberi kesempatan untuk bergabung bersama GPPI. Semoga saya bisa memberikan performa terbaik,” ujarnya singkat.
Megawati juga menyatakan akan berjuang sekuat tenaga untuk memberikan hasil terbaik bagi GPPI di sisa kompetisi Proliga 2025. Ia berharap bisa segera pulih sepenuhnya dari cedera dan kembali menunjukkan performa terbaiknya di lapangan.
Dengan kombinasi pengalaman internasional, determinasi tinggi, serta dukungan dari tim yang sudah ia kenal baik, Megawati siap menjadi motor serangan GPPI. Kini harapan publik voli tanah air bertumpu padanya, untuk membawa Petrokimia Gresik mengukir sejarah baru di Proliga 2025.
[4R]




