BANYUWANGI || Pratama.News.com || Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalagunaan Narkotika Bhayangkara Indonesia (LRPPN-BI) Banyuwangi menggelar acara yang dirangkai dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim, pada Jumat (17/10/2025)
Acara berlangsung diaula LRPPN-BI Banyuwangi jalan Kepiting nomor 89 Kelurahan Tukangkayu Banyuwangi dihadiri Ketua IPWL LRPPN–BI dan seluruh staf LRPPN, hadir juga dari perwakilan pemerintah Kabupaten Banyuwangi ( Yudhi Erwanto )., tokoh agama, tamu undangan.

Acara diawali dengan pembacaan solawat oleh seluruh residen yang dipimpin oleh sekelompok sholawat dilanjutkan pembacaan ayat suci
Al-Qur’an membuat suasana semakin syahdu sehingga menciptakan atmosfer yang penuh rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW
Ketua LRPPN-BI Banyuwangi Muhammad Hiksan MM,dalam sambutannya menyampaikan peringatan Maulid Nabi bukan hanya sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
”Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menjadi momentum penting dalam bermuhasabah diri, dan peringatan Maulid Nabi bukan hanya perayaan sejarah, melainkan juga sebuah panggilan dari hati untuk kembali menghayati ajaran dan teladan kehidupan,”ungkap M.Hiksan
Selanjutnya disampaikan perwakilan pemerintah daerah Kabupaten Banyuwangi, ( Yudhi Erwanto ), mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan ditengah keberagaman.
”Peringatan Maulid Nabi dapat menciptakan suasana damai dengan meneladani akhlak mulia Rasulullah, seperti kasih sayang, kejujuran, dan toleransi, serta mengamalkan nilai-nilai persatuan, saling menghormati perbedaan, dan perdamaian dalam kehidupan sehari-hari. Momentum ini juga dapat dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dan menjaga kerukunan dalam masyarakat yang beragam dan Meneladani akhlak Rasulullah Jadikan sifat-sifat Nabi seperti jujur, amanah, penyayang, dan adil sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, meneladani kasih sayang Nabi dapat membantu mengurangi kekerasan sosial “‘ ujarnya
Sesi selanjutnya dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustad Latief
”Dalam ceramahnya beliau membahas ajaran Nabi Muhammad SAW serta pesan-pesan penting yang dapat diambil dari kehidupan Rosululloh SAW
Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang terus berkembang di masyarakat Islam, yang merupakan ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW, “pungkas
Setelah Acara Maulid Nabi selesai dilanjutkan dengan sesi pemberian santunan kepada anak yatim dan dilanjutkan doa oleh ustad Latief.
Dengan kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian antar warga semakin meningkat, serta nilai-nilai ajaran Rasulullah SAW terus hidup dalam kehidupan sehari-hari. ( Taufiq )




